- Lifelabs meluncurkan produk pendukung tidur alami berbasis konsep unwinding untuk membantu masyarakat mendapatkan istirahat berkualitas tanpa efek sedatif.
- Dua produk utama Lifelabs, Purple Night dan Calm Dawn, dirancang untuk mendukung pemulihan tubuh serta meredakan ketegangan pikiran pengguna.
- Lifelabs bekerja sama dengan Garmin melalui kampanye #SleepBetterIndonesia untuk memantau kualitas tidur menggunakan teknologi pelacakan data yang akurat.
Suara.com - Kualitas tidur menjadi salah satu isu kesehatan yang semakin mendapat perhatian di tengah gaya hidup modern.
Rutinitas yang padat, tekanan pekerjaan, hingga paparan gawai sebelum tidur membuat banyak orang mengalami kesulitan beristirahat.
Akibatnya, tidak sedikit masyarakat yang bangun dalam kondisi kurang segar meski telah tidur selama berjam-jam.
Berangkat dari kondisi tersebut, Lifelabs hadir sebagai functional wellness brand yang menawarkan pendekatan lebih alami untuk membantu masyarakat mendapatkan tidur berkualitas dalam bentuk relaxation drink untuk sleep dan anxiety management.
"Lifelabs percaya setiap manusia memiliki kemampuan alami untuk tidur. Yang dibutuhkan bukan memaksa tubuh untuk tertidur, tetapi membantu tubuh melalui proses unwinding yang benar," ujar Monica Elysia, Co-Founder of Lifelabs.
Menurutnya, tubuh perlu diberi kesempatan untuk mengenali sinyal alami menjelang tidur.
"Ini agar tubuh lebih aware terhadap undangan tidur yang lembut dan natural, bukan melalui efek sedatif seperti obat tidur. Karena bagi kami, tidur perlu diundang, bukan dipaksakan," lanjutnya.
Lifelabs meyakini bahwa tidur bukan sekadar waktu beristirahat, tetapi merupakan fondasi penting bagi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup dalam jangka panjang.
Karena itu, setiap formulasi yang dikembangkan berfokus pada kualitas pemulihan tubuh, bukan hanya membantu seseorang tertidur lebih cepat.
Baca Juga: 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
Sebagai bagian dari peluncurannya, Lifelabs memperkenalkan dua produk utama.
Lifelabs Purple Night merupakan relaxation shot yang mengandung high-purity tomato extract kaya phytomelatonin alami, magnesium dengan bioavailability tinggi, serta elderberry extract untuk membantu tubuh memasuki fase relaksasi sekaligus mendukung proses recovery saat tidur.
Sementara itu, Lifelabs Calm Dawn diformulasikan dengan L-Theanine, Chamomile, dan Saffron yang membantu mengurangi kecemasan, meredakan ketegangan, serta menenangkan pikiran yang terasa terlalu aktif.
Dalam pengembangannya, Lifelabs juga menggandeng Sleep Coach No.1 di Indonesia, Vishal Dasani.
Ia menilai bahwa kualitas tidur tidak hanya ditentukan oleh lamanya waktu seseorang beristirahat, tetapi juga seberapa optimal tubuh melakukan proses pemulihan selama tidur.
"Selama saya mendalami nutrisi tidur, yang menarik dari Lifelabs adalah pendekatannya tidak hanya berfokus pada sleep formula, tetapi juga recovery formula," ujar Vishal Dasani.
Tag
Berita Terkait
-
Gen Z dan Quiet Luxury: Antara Gaya Hidup Baru atau Malah Tekanan Sosial?
-
Hambat Energi Positif, Ini 6 Barang yang Sebaiknya Tak Disimpan di Kamar Menurut Feng Shui
-
6 Posisi Tempat Tidur Terbaik untuk Datangkan Rezeki Unlimited Menurut Feng Shui
-
5 Rekomendasi Suplemen Magnesium untuk Atasi Insomnia dan Mengurangi Stres
-
Aturan Minum Magnesium yang Benar Biar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi