- Ratusan udang muncul ke daratan sungai di Kalimantan Selatan akibat gangguan kualitas lingkungan perairan di habitatnya.
- Penurunan kadar oksigen terlarut di dasar sungai diduga menjadi penyebab utama udang mencari tempat lebih layak.
- Pemerintah daerah perlu melakukan uji laboratorium menyeluruh guna memastikan penyebab fenomena serta melindungi ekosistem sungai tersebut.
Kemunculan udang ke permukaan tidak selalu berarti terjadi pencemaran. Namun, menurut Sri, peristiwa seperti ini sebaiknya dipandang sebagai indikator awal bahwa ekosistem perairan sedang mengalami tekanan.
Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pemantauan kualitas air secara menyeluruh, mencakup parameter fisik, kimia, dan biologi. Langkah tersebut penting untuk memastikan penyebab fenomena sekaligus mencegah dampak yang lebih luas terhadap ekosistem sungai.
"Penanganan cepat dan berbasis data ilmiah diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti fenomena ini guna menjaga ekosistem perairan di daerah tersebut tetap stabil dan mencegah dampak lingkungan yang lebih luas," kata Sri.
Dengan kata lain, fenomena udang yang tiba-tiba muncul ke permukaan bukan sekadar kejadian yang menarik perhatian publik.
Dalam ilmu ekologi perairan, perilaku tersebut dapat menjadi sinyal bahwa kualitas lingkungan sungai sedang berubah dan perlu segera diteliti sebelum berdampak pada organisme lain dalam ekosistem.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?
-
5 Cara Layering Serum yang Tepat agar Wajah Glowing dan Skincare Bekerja Maksimal
-
Apa Bedanya Butter dan Margarin? Sering Dikira Sama padahal Beda Fungsinya
-
2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu, Bisakah Percepat Pemulihan Terumbu Karang?
-
3 Krim Apotek Pencerah Wajah Tanpa Resep Dokter, Ampuh Hempas Noda Hitam
-
5 CCTV Bentuk Bohlam Lampu yang Praktis, Tinggal Putar dan Bisa Lihat Seluruh Ruangan
-
4 Rekomendasi Body Mask Lokal untuk Kulit Lembut Cerah Merata, Lengkap dengan Review
-
Apakah Bedak Kedaluwarsa Masih Boleh Dipakai? Kenali Ciri-Ciri dan Risikonya
-
5 Eye Cream Lokal untuk Hilangkan Garis Halus dan Kerutan, Lengkap dengan Review
-
Feng Shui Letak Meja Makan di Rumah yang Tepat agar Rezeki Keluarga Mengalir Deras