Lifestyle / Food & Travel
Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB
Gunung Kawi (Wikimedia Commons)
Baca 10 detik
  • Pesarean Gunung Kawi di Kabupaten Malang merupakan situs ziarah spiritual yang memakamkan Eyang Djoego dan Raden Mas Iman Soedjono.
  • Juru kunci keturunan bertanggung jawab menjaga kelestarian tradisi, memimpin ritual, serta membimbing peziarah sesuai aturan adat setempat.
  • Situs ini sering dikaitkan dengan mitos pesugihan, namun pengelola menekankan fokus ziarah pada nilai spiritual dan penghormatan leluhur.

Peziarah diimbau menghubungi nomor resmi (0877 5568 4239) untuk janji temu dan selalu waspada terhadap oknum yang mengaku juru kunci.

Popularitas dan Kontroversi Gunung Kawi

Pesarean Gunung Kawi sering dikaitkan dengan cerita pesugihan atau pencarian kekayaan. Kisah sukses pengusaha seperti Ong Hok Liong yang mengubah merek rokok menjadi Bentoel setelah berziarah menjadi legenda yang turun-temurun.

Namun, juru kunci resmi seperti Pak Sunarko kerap menepis anggapan bahwa tempat ini melibatkan tumbal atau perjanjian dengan makhluk gaib. Mereka menekankan nilai spiritual Islam, akulturasi budaya Jawa-Tionghoa, dan penghormatan terhadap leluhur.

Popularitas ini membawa dampak positif bagi ekonomi lokal, dengan adanya penginapan, warung makan, dan stan bunga.

Namun, juga menimbulkan tantangan seperti pengelolaan keramaian dan pelestarian kesucian. Pemerintah Kabupaten Malang pernah mencanangkan Desa Wonosari sebagai Desa Wisata Ritual Gunung Kawi sejak 2002.

Pada akhirnya, juru kunci Gunung Kawi bukanlah figur tunggal dengan nama tetap, melainkan representasi keturunan Eyang Djoego dan Eyang Iman Soedjono yang menjaga warisan spiritual. Mereka adalah penerus nilai-nilai kesederhanaan, harmoni, dan keimanan.

Bagi peziarah Gunung Kawi, bertemu juru kunci berarti mendapat bimbingan doa dan cerita sejarah yang kaya. Bagi masyarakat luas, mereka menjadi simbol pelestarian budaya di tengah modernisasi.

Jika Anda berencana berkunjung Gunung Kawi, hormatilah aturan setempat, ikuti prosedur resmi, dan niatkan ziarah dengan hati suci. Gunung Kawi bukan sekadar tempat memohon rezeki, melainkan pengingat akan perjuangan leluhur dan kekuatan doa.

Baca Juga: Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Load More