- MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 dimulai pada pekan pertama sekolah dan biasanya diisi berbagai kegiatan untuk mengenalkan lingkungan serta mencairkan suasana.
- Salah satu tradisinya adalah teka-teki barang bawaan, terutama bertema snack, yang menggunakan permainan kata sehingga peserta harus menebak jawabannya.
- Berikut kumpulan teka-teki MPLS edisi snack beserta jawabannya sebagai referensi. Namun, tetap ikuti arahan resmi dari panitia karena petunjuk tiap sekolah bisa berbeda.
Suara.com - Menurut kalender pendidikan di sebagian besar wilayah Indonesia, tahun ajaran baru 2026/2027 akan dimulai pada Senin, 13 Juli 2026.
Pekan pertama tahun ajaran baru, peserta didik biasanya akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai kegiatan awal di sekolah baru.
Selain mengenalkan lingkungan dan budaya sekolah, MPLS juga sering diisi dengan berbagai aktivitas seru untuk mencairkan suasana.
Salah satu tradisi yang hampir selalu hadir saat MPLS adalah pemberian teka-teki mengenai barang yang perlu dibawa peserta didik.
Panitia biasanya membuat petunjuk unik, lucu, dan membingungkan sehingga peserta harus menebak sendiri makanan atau minuman yang dimaksud.
Dari sekian banyak tema, teka-teki edisi snack menjadi salah satu yang paling populer karena jawabannya beragam dan sering menggunakan permainan kata.
Tak sedikit peserta yang mencari kumpulan teka-teki beserta jawabannya di internet agar tidak salah membawa barang saat kegiatan berlangsung.
Meski terdengar sederhana, teka-teki MPLS sebenarnya bertujuan menciptakan suasana yang lebih akrab dan menyenangkan selama masa pengenalan sekolah.
Namun, setiap sekolah dapat menggunakan istilah atau petunjuk yang berbeda, sehingga peserta tetap perlu memperhatikan arahan resmi dari panitia.
Baca Juga: Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat
Jika kamu sedang mencari referensi, berikut kumpulan teka-teki MPLS edisi snack lengkap dengan jawabannya, dirangkum dari TikTok dan berbagai sumber lain.
Teka-teki MPLS Kocak Edisi Snack Beserta Jawabannya
Daftar ini bisa membantu kamu memahami berbagai istilah yang sering digunakan panitia agar lebih siap mengikuti kegiatan MPLS:
- Cokelat Jawa = Choco Pie (Pie merupakan bahasa Jawa dari 'Bagaimana')
- Siput Bangga = Gery Saluut (Gery adalah pelesetan dari nama siput peliharaan SpongeBob Squarepants, Gary)
- Singkong I Love You = Kusuka Keripik Singkong
- Snack Huruf Hijaiyah = Taro (Huruf hijaiyah Ta dan Ro/Ra)
- Cokelat Berjerawat = Beng Beng
- Snack Pembohong = Lay's
- Snack 3 Bersaudara = Tini Wini Biti
- Biskuit Raja Dangdut = Biskuit Roma Kelapa
- Permen Bau = Hot Hot Pop Permen Kaki
- Kacang Ilmuwan = Garuda Kacang Atom
- Snack Pesawat Tempur = JetZ
- Permen Maksiat = Permes Kis
- Snack Angin Puting Beliung = Twister
- Biskuit Lebih Baik = Better
- Roti Ketawa = Aoka
- Kue Ladang Berharga = Roti Padi Mas
- Wafer Italia = Wafello
- Biskuit Gen Z = Genji
- Hati Kenyal = Yupi
- Cokelat Kembar = Choki Choki
- Batu Bata Italia = Tango
- Stick Cenat Cenut = Sosis So Nice
- Wafer Seduh = Energen
- Permen Cium = Chupa Chups
- Permen Asyik = Garuda Ting Ting
- Permen Pocong = Permen Sugus (Dibungkus di kedua ujung)
- Kerupuk Dua Huruf = Kerupung udang (U-dan-G)
- Camilan Bintang Selanjutnya = Nextar (Pelesetan "next" dan "star")
- Roti Sunder Bolong = Donat
- Biskuit 3 Cara = Oreo
- Permen Hidung Belang = Blaster
- Biskuit Berdarah = Slai Olai rasa Stroberi
- Snack Mahal Mewah = Lexus
- Snack Monyet-Monyet Gila = Momogi (singkatan dari monyet-monyet gila)
- Biskuit Hotel Bintang Lima = Ritz
Sekilas Tentang MPLS Ramah 2026
MPLS Ramah 2026 merupakan pendekatan baru yang diperkenalkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memastikan hari pertama sekolah menjadi pengalaman yang aman, nyaman, dan menggembirakan bagi setiap murid baru.
Melansir laman resmi Kemendikdasmen, program ini dirancang agar peserta didik dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah melalui kegiatan yang positif, bermakna, dan menghormati hak setiap anak.
Melalui MPLS Ramah 2026, pemerintah ingin mengubah paradigma pelaksanaan MPLS yang sebelumnya kerap dikaitkan dengan perpeloncoan atau aktivitas yang tidak mendidik.
Kini, MPLS diposisikan sebagai ruang penyatuan (melting point) yang membantu murid melebur dengan lingkungan baru, mengurangi kecemasan, dan membangun rasa memiliki terhadap sekolah sebagai rumah kedua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
7 Toko Online Terpercaya yang Menjual Sepatu Jalan Berkualitas di Indonesia, Produk Dijamin Ori
-
4 Pilihan Sepatu Running Nike yang Diskon di Sports Station, Potongan sampai 50 Persen
-
4 Sabun Cuci Muka Scora Rp30 Ribuan untuk Kulit Kusam, Berjerawat, dan Sensitif
-
Siapa Nama Juru Kunci Gunung Kawi?
-
5 Zodiak yang Memiliki Trust Issue Tinggi, Paling Sulit Percaya pada Orang Lain
-
Sunscreen Biore UV Aqua Rich Watery Essence untuk Kulit Apa? Ini Manfaatnya dan Review Pengguna
-
Air Fryer Low Watt Terbaik Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Murah dan Hemat Listrik
-
Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
-
5 Rekomendasi Bedak Two Way Cake Murah untuk Pori-Pori Besar, Hasil Flawless Bebas Cakey
-
Daftar Tanggal Hoki di Bulan Juli Menurut Kalender Feng Shui, Waktu Terbaik Datangkan Cuan