Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:33 WIB
Pelari spesial jarak menengah dan jauh Indonesia, Agus Prayogo, melakukan selebrasi saat memasuki garis finis nomor lari 10.000 meter putra SEA Games 2017 Kuala Lumpur di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (25/8) malam. [Antara]
Baca 10 detik
  • Atlet lari Agus Prayogo menekankan bahwa pemilihan sepatu lari yang tepat sangat penting guna meningkatkan performa dan mencegah cedera.
  • Pelari disarankan memilih sepatu berdasarkan jenis latihan, ukuran kaki, bentuk telapak, teknologi pendukung, serta menyesuaikan dengan anggaran pribadi.
  • Penggunaan sepatu yang sesuai anatomi kaki dan kebutuhan aktivitas membantu memberikan kenyamanan serta mendukung efisiensi langkah saat berlari.

Suara.com - Memilih sepatu lari bukan sekadar soal desain atau merek. Sepatu yang tepat dapat meningkatkan kenyamanan, membantu performa, sekaligus mengurangi risiko cedera saat berlari.

Hal tersebut juga ditekankan oleh Agus Prayogo, salah satu atlet lari jarak jauh terbaik Indonesia. Agus telah memperkuat tim nasional Indonesia selama lebih dari satu dekade pada nomor 5.000 meter, 10.000 meter, hingga maraton.

Sepanjang kariernya, Agus mengoleksi berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Ia merupakan pemegang banyak gelar juara nasional untuk nomor lari jarak jauh dan beberapa kali menyumbangkan medali emas pada ajang SEA Games, termasuk di nomor 10.000 meter dan maraton. Ia juga mewakili Indonesia pada berbagai kompetisi bergengsi seperti Asian Games dan berbagai kejuaraan atletik internasional.

Menurut Agus Prayogo, pelari perlu memahami kebutuhan masing-masing sebelum membeli sepatu lari, mulai dari jenis latihan hingga bentuk kaki.

Pendekatan ini sejalan dengan rekomendasi American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS) dan American College of Sports Medicine (ACSM) yang menyebut bahwa sepatu lari sebaiknya disesuaikan dengan anatomi kaki, jenis aktivitas, dan kenyamanan pengguna, bukan hanya tren atau tampilan.

Cara Memilih Sepatu Lari Menurut Agus Prayogo

Berikut beberapa tips memilih sepatu lari yang dibagikan Agus Prayogo.

1. Pilih Sepatu Sesuai Jenis Latihan
Menurut Agus, satu sepatu belum tentu cocok untuk semua kebutuhan latihan. Idealnya, pelari memilih sepatu berdasarkan tujuan penggunaannya.

Beberapa kategori sepatu lari meliputi:

Easy run: untuk latihan santai atau pemulihan.
Tempo run: untuk latihan kecepatan menengah.
Interval: dirancang untuk latihan dengan intensitas tinggi.
Long run: memberikan bantalan lebih nyaman untuk jarak jauh.
Race: bobot lebih ringan dan dirancang untuk kompetisi.

Baca Juga: Apa Saja Fitur Penting yang Harus Ada di Sepatu Lari? Ini 7 yang Perlu Diperhatikan

Dengan memilih sepatu yang spesifik, karakteristik bantalan, bobot, dan responsivitas sepatu akan lebih sesuai dengan jenis latihan yang dilakukan.

2. Sisakan Ruang Sekitar 1 Cm di Bagian Depan Kaki
Ukuran sepatu menjadi faktor penting yang sering diabaikan. Agus menyarankan agar terdapat jarak sekitar 1 sentimeter antara ujung jari kaki dan ujung sepatu.

Ruang tersebut diperlukan karena kaki akan sedikit membesar saat berlari dalam waktu lama. Jika sepatu terlalu sempit, jari kaki berisiko terbentur bagian depan sepatu sehingga dapat menyebabkan lecet, kuku menghitam, atau rasa tidak nyaman.

3. Sesuaikan dengan Bentuk Kaki
Setiap orang memiliki bentuk kaki yang berbeda. Ada yang memiliki telapak kaki datar (flat feet), lengkungan normal (neutral arch), maupun lengkungan tinggi (high arch).

Karena itu, Agus mengingatkan agar pelari tidak sekadar mengikuti rekomendasi orang lain. Sepatu yang nyaman dipakai teman belum tentu cocok untuk kaki sendiri.

Jika memungkinkan, lakukan analisis bentuk kaki atau foot assessment di toko olahraga yang menyediakan layanan tersebut sehingga dapat mengetahui tipe sepatu yang paling sesuai.

Load More