Arti Tiga Jari yang Ditunjukkan Baskara dan Musisi Lainnya di AMI Awards 2026

Kamis, 05 November 2026 | 13:49 WIB
Dipha Barus dan Baskara acungkan tiga jari di panggung AMI Awards 2026.
BACA 10 DETIK
  • Sejumlah musisi menunjukkan gestur tiga jari saat menerima penghargaan di AMI Awards 2026, Jakarta Selatan, pada 4 November 2026.
  • Simbol tiga jari tersebut digunakan sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah serta solidaritas atas berbagai persoalan sosial yang terjadi.
  • Gestur perlawanan ini terinspirasi dari novel The Hunger Games serta gerakan pro-demokrasi untuk menyuarakan kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan.

Suara.com - Sejumlah musisi menunjukkan gestur tiga jari atau three-finger salute ketika berada di atas panggung Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/11/2026).

Gestur tersebut terlihat saat Baskara (Hindia) dan Dipha Barus menerima penghargaan untuk lagu berjudul "Nafas" dalam kategori Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik. Keduanya mengacungkan tiga jari ke atas setelah menyampaikan pidato kemenangan.

Baskara mendedikasikan penghargaan tersebut untuk orang-orang yang mengalami kesulitan bernapas, baik secara harfiah maupun kiasan.

"Malam ini kami dedikasikan untuk teman-teman yang sulit bernapas karena alamnya dibakar. Untuk yang sulit bernapas karena kebijakan tidak berpihak pada kita semua, dan untuk yang masih diadu domba," ujar Baskara.

Hal serupa juga dilakukan oleh Kunto Aji yang memenangkan kategori Artis Solo Alternatif Terbaik maupun personel band Perunggu yang berhasil memenangkan kategori Duo/Grup Pop Terbaik.

Mereka turut menunjukkan simbol tiga jari ketika menyampaikan pidato di atas panggung.

Lantas, apa arti tiga jari yang ditunjukkan sejumlah musisi tersebut?

Kunto Aji acungkan tiga jari di panggung AMI Awards 2026. (Instagram/@kuntoajiw)

Arti Tiga Jari atau Three-Finger Salute

Simbol tiga jari atau three-finger salute bukan sekadar gestur tangan biasa. Dalam berbagai gerakan sosial dan politik, simbol ini kerap digunakan untuk menyampaikan pesan solidaritas, kebebasan, kesetaraan, hingga perlawanan terhadap kekuasaan yang dianggap menindas masyarakat.

Gestur tersebut populer melalui waralaba novel dan film "The Hunger Games" karya Suzanne Collins.

Dalam cerita tersebut, salam tiga jari menjadi simbol penghormatan, solidaritas, dan perlawanan masyarakat terhadap sistem kekuasaan otoriter.

Seiring berjalannya waktu, simbol ini digunakan dalam berbagai gerakan sosial di dunia nyata, termasuk aksi pro-demokrasi di Thailand dan Myanmar.

Aksi three finger juga merupakan bentuk solidaritas sekaligus pengingat terhadap beragam persoalan yang tengah menjadi sorotan di Indonesia.

Dalam konteks gerakan Indonesia Sadar yang diinisiasi BEM Universitas Indonesia (UI) bersama Komite SADAR, simbol tiga jari memiliki makna kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan.

Ketiga nilai tersebut dikenal dengan istilah liberté, égalité, dan fraternité, yang juga terinspirasi dari semangat Revolusi Prancis.

Penggunaan simbol ini sekaligus menjadi bentuk kritik terhadap kondisi politik dan kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com