- Kementerian Sosial membuka 331 formasi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat pada tahun 2026 melalui portal resmi SSCASN BKN.
- Pendaftaran seleksi telah ditutup dan rangkaian tes kompetensi utama dijadwalkan berlangsung pada tanggal enam hingga lima belas November 2026.
- Pelamar wajib memenuhi persyaratan administratif serta kualifikasi pendidikan khusus untuk enam kelompok agama yang telah ditentukan oleh panitia.
Suara.com - Link daftar formasi CPNS atau yang sekarang disebut CASN Guru Agama Sekolah Rakyat 2026 dapat diakses melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan sebanyak 331 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional Guru Agama dan Budi Pekerti.
Formasi tersebut dibuka untuk enam kelompok agama, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Dari seluruh kebutuhan yang tersedia, formasi Guru Agama Islam dan Budi Pekerti menjadi yang terbanyak dengan alokasi 210 orang.
Informasi formasi ini penting diketahui oleh masyarakat, khususnya tenaga pendidik yang ingin mengikuti seleksi ASN di lingkungan Kemensos melalui program Sekolah Rakyat.
Lantas, apa saja daftar formasi CASN Guru Agama Sekolah Rakyat 2026 dan bagaimana cara mengeceknya?
Link Daftar Formasi CASN Guru Agama Sekolah Rakyat 2026
Masyarakat dapat melihat informasi formasi PPPK Guru Agama dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat melalui portal resmi SSCASN BKN.
Berikut tautan yang bisa diakses:
https://sscasn.bkn.go.id/daftar-formasi/
Setelah membuka laman tersebut, calon peserta dapat mencari informasi formasi berdasarkan instansi, jabatan, dan kualifikasi pendidikan yang tersedia.
Pastikan memilih informasi pengadaan PPPK Kementerian Sosial tahun anggaran 2026 agar tidak tertukar dengan formasi dari instansi lain.
Selain portal SSCASN, informasi pengadaan dan pengumuman seleksi juga dapat dipantau melalui situs resmi Kementerian Sosial di https://kemensos.go.id/.
Daftar 331 Formasi Guru Agama Sekolah Rakyat 2026
Berdasarkan Pengumuman Kementerian Sosial Nomor 3935/1/KP.01.01/10/2026, terdapat 331 kebutuhan PPPK untuk jabatan fungsional Guru Ahli Pertama bidang Agama dan Budi Pekerti.
| No. | Jabatan | Jumlah Formasi |
|---|---|---|
| 1 | Guru Agama Islam dan Budi Pekerti | 210 |
| 2 | Guru Agama Kristen dan Budi Pekerti | 63 |
| 3 | Guru Agama Katolik dan Budi Pekerti | 40 |
| 4 | Guru Agama Hindu dan Budi Pekerti | 15 |
| 5 | Guru Agama Buddha dan Budi Pekerti | 2 |
| 6 | Guru Agama Konghucu dan Budi Pekerti | 1 |
| Total | 331 | |
Seluruh kebutuhan tersebut merupakan jabatan Guru Ahli Pertama dengan unit penempatan pada Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial.
Syarat Mengikuti Seleksi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026
Berdasarkan pengumuman seleksi Kemensos, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pelamar.
Beberapa kriteria utamanya meliputi:
- Warga Negara Indonesia yang memenuhi ketentuan usia dan persyaratan administrasi.
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan yang dilamar.
- Aktif mengajar sebagai Guru Agama dan Budi Pekerti di Sekolah Rakyat minimal satu tahun, dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah dan surat penugasan Kementerian Agama, atau memiliki pengalaman mengajar minimal dua tahun secara akumulatif sesuai jabatan yang dilamar.
- Memiliki pemahaman, penghayatan, dan pengamalan agama yang baik, terbuka, moderat, toleran, serta berwawasan keindonesiaan.
- Mampu membaca dan memahami kitab suci pada tingkat mahir.
- Mampu menjelaskan atau menafsirkan makna yang terkandung dalam kitab suci.
- Bersedia bekerja secara sif serta bertempat tinggal di sekitar sekolah atau asrama Sekolah Rakyat.
- Khusus pelamar Guru Agama Islam, kemampuan membaca Al-Qur'an harus memenuhi kriteria mahir, yakni tartil, lancar, tidak terbata-bata, dan sesuai kaidah ilmu tajwid.
Pelamar yang tidak sedang mengajar di Sekolah Rakyat juga perlu memperhatikan ketentuan pengalaman mengajar dan surat izin mengikuti seleksi dari pihak yang berwenang.
Cara Mengecek Formasi Guru Agama Sekolah Rakyat di SSCASN
Untuk memastikan informasi formasi dan persyaratan sesuai pengumuman resmi, masyarakat bisa mengikuti langkah berikut:
- Buka laman https://sscasn.bkn.go.id/daftar-formasi/.
- Cari pengadaan PPPK Kementerian Sosial tahun anggaran 2026.
- Periksa jabatan fungsional Guru Agama dan Budi Pekerti.
- Pilih jenis jabatan sesuai agama yang diajarkan.
- Periksa kualifikasi pendidikan dan ketentuan lainnya.
- Cocokkan informasi tersebut dengan pengumuman resmi Kemensos.
Perlu diperhatikan bahwa informasi pada portal SSCASN dapat berubah mengikuti tahapan seleksi. Karena itu, pelamar sebaiknya selalu memeriksa pengumuman terbaru dari BKN dan Kemensos.
Jadwal Seleksi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026
Pendaftaran PPPK Guru Agama dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat 2026 sebelumnya berlangsung pada 9-15 Oktober 2026.
Berdasarkan jadwal seleksi yang diumumkan, tahapan berikutnya meliputi:
| Tahapan Seleksi | Jadwal |
|---|---|
| Pengumuman hasil seleksi administrasi | 19-20 Oktober 2026 |
| Masa sanggah administrasi | 21 Oktober 2026 |
| Pengumuman pascasanggah administrasi | 24-25 Oktober 2026 |
| Pengumuman jadwal seleksi kompetensi | 30 Oktober-1 November 2026 |
| Pelaksanaan seleksi kompetensi | 6-15 November 2026 |
| Pengumuman hasil seleksi kompetensi | 19-20 November 2026 |
| Pengumuman jadwal seleksi kompetensi tambahan | 24-25 November 2026 |
| Pelaksanaan seleksi kompetensi tambahan | 26 November-3 Desember 2026 |
| Pengumuman pra-sanggah hasil integrasi akhir | 13 Desember 2026 |
| Masa sanggah hasil integrasi akhir | 14 Desember 2026 |
| Pengumuman pascasanggah hasil integrasi akhir | 17-18 Desember 2026 |
| Pengisian DRH | 19-28 Desember 2026 |
Dengan demikian, per 6 November 2026, pendaftaran sudah ditutup dan tahapan seleksi kompetensi dijadwalkan berlangsung pada 6-15 November 2026.
Peserta yang telah mendaftar sebaiknya memeriksa akun SSCASN masing-masing untuk mengetahui jadwal dan lokasi ujian.
Seluruh rangkaian seleksi PPPK Guru Agama dan Budi Pekerti Sekolah Rakyat 2026 tidak dipungut biaya. Pelamar perlu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan panitia seleksi dan menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
Informasi resmi mengenai formasi, jadwal, dan hasil seleksi hanya perlu dirujuk melalui portal SSCASN BKN serta situs Kementerian Sosial.
Masyarakat juga disarankan tidak mudah percaya terhadap tautan pendaftaran yang beredar di luar kanal resmi pemerintah.