-
Jokowi bantah isu operasi plastik saat persidangan kasus ijazah palsu.
-
Secara medis perubahan wajah Jokowi seiring usia terjadi akibat penuaan.
-
Penurunan kolagen dan penyusutan tulang mengubah kontur rahang seiring usia.
1. Penurunan Kolagen dan Elastin
Seiring bertambahnya usia, produksi serat kolagen dan elastin pada kulit akan merosot tajam.
Akibatnya, elastisitas dan kekenyalan kulit menghilang. Tekstur kulit menjadi bergelombang dan lebih mudah tertarik ke bawah akibat gaya gravitasi bumi.
Hal ini membuat kontur pipi dan rahang yang tadinya padat semasa muda menjadi kendur.
2. Pelemahan Otot dan Ligamen Wajah
Lapisan penyangga di bawah kulit tidak lagi sekuat dulu.
Kekuatan otot-otot serta ligamen di area wajah mengalami degradasi seiring terjadinya atrofi atau proses pengecilan massa otot.
Otot wajah yang mengecil membuat volume wajah tampak menyusut dan mengubah siluet muka secara keseluruhan.
3. Resorpsi atau Penyusutan Tulang
Perubahan yang paling radikal terjadi pada tulang tengkorak.
Tulang manusia mengalami proses resorpsi atau penyusutan struktur seiring waktu.
- Wajah Bagian Atas (Upper Face): Penyusutan jaringan dan tulang menyebabkan area pelipis serta mata terlihat lebih cekung (celongan).
- Wajah Bagian Tengah (Mid Face): Tulang pipi (cheek bone) mengalami resorpsi volume, membuat area pipi tampak turun dan posisi hidung terlihat berbeda secara proporsi.
- Wajah Bagian Bawah (Lower Face): Garis rahang (jawline) dan area dagu menjadi bagian yang paling terdampak. Pengikisan massa tulang rahang bawah serta pengenduran jaringan lunak membuat bentuk rahang bawah tampak berubah dan melorot ke bawah.