/
Selasa, 28 Februari 2023 | 09:26 WIB
inacraft (SuaraSulsel.id/Istimewa)

LINIMASA - Pemerinta Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan siap memamerkan produk di pameran terbesar ASEAN Inacfart diJakarta, 1-5 Maret 2023, dengan tema "From Smart Village to Global Market.

"Sebagai momen kebangkitan para pengrajin pasca pandemi menuju pasar Internasional. Makanya produk
yang dipamerkan yang punya potensi ke pasar internasional," kata Kepala Dinas Perindustrian Sulawesi Selatan Ahmadi Akil.

Beberapa produk kerajinan Sulsel yang bakal jadi daya tarik di Inacraft seperti kain tenun berbagai motif, anyaman (lontar, bambu, rotan, teduhu, eceng gondok, pakis), kerajinan gerabah, produk fesyen, kerajinan bahan logam, hingga batu-batuan.

Selama pelaksanaan Inacraft itu, seragam wajib akan dikenakan dengan memakai kain motif Khas Sulsel.

Seperti motif Tana Toraja "Paqkadang Pao' yang menandakan kerja sama dan kejujuran, motif Bugis-Maksaar "Bombang" yang memiliki makna jiwa pelaut yang pantang menyerah.

Lebih lanjut, Ahmad Akil mengatakan, hal tersebut akan menjadi peluang besar untuk pelaku UMKM kerajinan dan kesenian yang berdampak pada segmen pasar yang luas.

Keuntungan dari setiap barang dan jasa atau nilai Produk Domestik Bruto diperkirakan mencapai angka Rp19,5 triliun dengan sektor perindutrian mnopang 18 persen.

Kemudian, dari seni kebudayaan akan ditanpilkan di Inacfraft. Seperti Tari penggelu dari Toraja, Taro Mansado dari Luwu Timur, Tari Panggelai dari Selayar dan masih banyak lagi.

Musik batti-batti dan Pakacaping juga ikut memeriahkan selama pelaksaan kegiatan. Termasuk fashion dan kuliner.

Baca Juga: Imbas Kekalahan Persib atas Barito Putera, Luis Milla Bakal Evaluasi Skuad Asuhannya

Dalam pameran Inacraft, masing-masing Kabupaten/Kota dipastikan akan membawa lima produk kerajinan unggulannya.

Dari total 24 kabupaten/kota, maka diasumsikan lebih dari 100 kerajinan Sulsel akan dipromosikan secara global. (Sumber: ANTARA)

Load More