LINIMASA - Kabar viral datang dari kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dimana siswa SMA/SMK masuk jam 5 pagi. Hal ini menjadi perhatian publik lantaran kegiatan belajar mengajar dinilai terlalu pagi.
Bahkan, pelajar di Kupang pun mengaku kesulitan untuk mencari transportasi umum menuju ke sekolah. Oleh sebab itu, pelajar meminta pemerintah setempat untuk menyiaakan transportasi umum di pagi hari.
"Kami ingin menyuarakan agar pemerintah bisa menyiapkan sarana pendukung bagi kami. Yakni dengan menyediakan transportasi umum di pagi hari," kata Eureka Blegur, siswi SMAN 1 Kupang dikutip dari RRI, Kamis (02/03/23).
Eureka sendiri mengaku memiliki kendaraan sendiri sehingga bisa tiba di sekolah pukul 04.55 WITA. Namun, banyak teman-temannya yang meminta izin terlambat datang ke sekolah lantaran tak memiliki kendaraan pribadi.
"Saya tiba sekolah pukul 04.55 WITA karena saya bawa kendaraan pribadi," ujar Eureka.
"Kalau teman-teman Eureka yang tidak mempunyai kendaraan pribadi, mereka minta izin ke guru untuk izin sedikit terlambat," tambahnya.
Selanjutnya, Eureka juga mengaku tidak kesulitan dengan jadwal masuk yang terlalu pagi. Eureka mengaku sedang beradaptasi untuk menyesuaikan dengan jadwal sekolah yang baru.
"Kalau soal itu tergantung dari kita sendiri mengatur waktu. Kalau Eureka tidurnya jam 10 malam dan jam 4 pagi sudah bangun," tutur Eureka.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat meminta agar jam masuk sekolah tingkat SMA dan sederajat di Kupang dimajukan menjadi pukul 05.00 WITA. Namun, menurut Eureka, peraturan ini sebenarnya belum berlaku di seluruh wilayah NTT.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Takluk 0-2 dari Irak, Pelatih Shin Sebut Faktor Cuaca Bukan Jadi Alasannya
"Tetapi hanya berlaku di Kota Kupang dan diplih hanya dua SMA terbaik, yaitu SMAN 1 Kupang dan SMAN 6 Kupang," kata Eureka.
Berita Terkait
-
Viral Maling di Pontianak Bertarung dengan Warga di Atap Rumah, Endingnya Masuk RS
-
Siswa di NTT Masuk Jam 5 Pagi, Ini Dampak Kurang Tidur bagi Kesehatan Tubuh
-
Sempat Viral! Hajar Pria di Toko Buah Depok, Serka W Diamankan Pomdam Jaya
-
Gubernur NTT Minta Warganya Jalan Kaki Demi Tekan Inflasi, Direktur BPS: Saya Enggak Paham
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
-
Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!