LINIMASA - Ustaz Adi Hidayat ditanya oleh salah seorang jamaahnya terkait permasalahan masbuk saat tahiyat akhir. Jamaah tersebut bertanya, apakah masih mendapatkan pahala sholat berjamaah?
Masbuk ialah ketika makmum telat masuk ke dalam barisan sholat berjamaah. Sehingga makmum harus mengikuti pergerakan imam dalam sholat tersebut.
Lantas bagaimana jika masbuk pada saat tahiyat akhir? Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Adi Hidayat membacakan pertanyaan dari salah seorang jamaahnya. Pertanyaan itu berkaitan dengan masbuk di tahiyat akhir.
"Jika terlambat datang dalam sholat berjamaah, sedangkan jamaah telah di posisi tahiyat akhir. Kemudian kita ikut duduk, apakah tetap dapat pahala sholat berjamaahnya?
Ia menjelaskan definisi umum sholat berjamaah. Masuk ke dalam barisan imam hingga salam.
"Sholat berjamaah itu sepanjang Anda masuk ke dalam barisan imam. Sebelum imam salam, maka dihitung berjamaah," ujar Adi Hidayat, dikutip dari kanal YouTube Aydan Rabbani Channel, Rabu (8/3/2023).
Menurut Adi Hidayat, jangan membuat jamaah baru sebelum imam salam.
"Jangan bikin jamaah baru. Jadi sebelum imam salam, sekalipun sedang tahiyat akhir Anda langsung takbir, Allahu akbar, kemudian Anda tahiyat," pungkasnya.
Baca Juga: Kilas Balik Reshuffle Kabinet Selama Masa Pemerintahan Jokowi, Sudah 6 Kali Rombak Pasukan
Kemudian ia menjelaskan, kendati kita belum sempat membaca alfatihah, tetap harus mengikuti imam.
"Adapun dijadikan imam untuk diikuti. Jadi kalau imam rukuk, Anda rukuk. Anda tidak kebagian al fatihah, ikutkan rukuk langsung. Bacaan al fatihah imam sudah mewakili bacaan alfatihahnya makmum," katanya.
Ia melanjutkan, batas akhir sholat itu salam, jadi jika imam belum salam, kita harus ikut ke dalam barisan imam.
"Imam tahiyat, Anda tahiyat. Jangan imam tahiyat Anda kemudian duduk, nunggu imam selesai. Kecuali ketika imam salam, selesai sholat. Karena sholat dibuka dengan takbir diakhiri dengan salam," lanjutnya
Di akhir perkataannya, Adi Hidayat memberi nasihat untuk jamaahnya untuk jangan membiasakan masbuk.
"Jadi ada masih mendapatkan berjamaah. Tapi besok-besok jangan masbuk lagi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Segelas Air dari Jantung Kekasihku
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Dituduh Operasi Wajah, Rossa Laporkan 78 Akun Medsos ke Bareskrim: Ada yang sampai Nangis Ketakutan
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru
-
Diserempet dan Digertak Warga Lokal di Bandung, Ricky Five Minutes Beri Jawaban Menohok
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026
-
Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu