LINIMASA - BRI Liga 1 2022/2023 akan mempertemukan antara Persib Bandung vs Dewa United. Pertandingan kedua tim akan berlangsung di Stadion Pakansari, Senin (20/3/2023) pukul 15.00 WIB.
Pelatih Persib, Luis Milla menjadikan pertandingan tersebut sebagai ajang untuk kembali ke jalur kemenangan.
Milla ingin tim asuhannya bisa meraih hasil bagus di sisa pertandingan putaran kedua di musim ini.
Milla mengingatkan semua pemain fokus mengadapi enam laga sisa musim ini, yakni kontra Bhayangkara, Persija Jakarta, Persita Tangerang, Persikabo, Persis Solo, termasuk kontra Dewa United besok sore.
“Fokus kami hanya untuk di musim ini saja, bukan musim depan. Fokus pada enam laga musim ini. Saya menuntut perjuangan maksimal dari pemain dan saya tidak ingin pemain berleha-leha dan memikirkan hal lain. Saya mau mereka fokus tercurah untuk mengakhiri musim ini dengan baik,” ujar Milla.
Lebih lanjut, Milla meminta semua pemian untuk fokus menghadapi setiap pertandingan. Dia mengharapkan Ciro Alves bisa tampil maksimal saat mengahadapi Dewa United.
Sebab, kata Milla, Dewa United bukan lawan yang mudah dikalahkan. Milla menilai Jan Olde Riekerink bisa mengubah cara bermain Dewa United.
“Saya menilai mereka punya pemain yang punya teknik bagus dan kecepatan di sektor sayap dan juga memiliki pengalaman. Kami harus siap untuk menghadapi itu, dan tidak boleh membiarkan tim lawan bermain dengan nyaman,” tuturnya.
Sementara itu pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink memastikan skuadnya tampil lebih baik. Meskipun Persib dalam tiga laga terakhir belum meraih kemenangan, tapi tim asuhan Luis Milla itu tetap kuat dan wajib diwaspadai.
Baca Juga: BRI Liga 1 2022-2023: Persib vs Dewa United, Luis Milla Sebut Pangeran Biru Siap Tampil Maksimal
“Mereka memiliki tim yang sangat bagus. Saya tidak ingin melihat individu-individu sendiri namun harus menjadi tim dalam pertandingan besok. Itu tujuan besar untuk pertandingan besok,” ucapnya. (Sumber: Persib)
Berita Terkait
-
BRI Liga 1 2022-2023: Persib vs Dewa United, Luis Milla Sebut Pangeran Biru Siap Tampil Maksimal
-
Liga 1 Persib vs Dewa United: Prediksi Skor, Susunan Pemain, H2H, dan Live Streaming
-
Jelang Persib vs Dewa United Besok Senin, Luis Milla: Kami Sudah Siap
-
Jelang Persib vs Madura United di BRI Liga 1, Luis Milla Benahi Segala Aspek
-
Sukses Taklukan PSIS Semarang, Persija Jakarta Tendang Persib dari Posisi Kedua
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban