LINIMASA - Ketua Mahkamah Agung (MA), Syarifugdin mengataka bahwa Mahkamah Agung dan Badan Peradilan akan terus melakukan pembenahan lembaga guna membangun kembali kepercayaan publik.
"Saya menyadari bahwa tidak mudah untuk membangun kembali kepercayaan publik. Akan tetapi, Mahkamah Agung dan badan peradilan tidak akan pernah menyerah untuk terus melakukan pembenahan di tubuh lembaga ini," kata Syarifuddin.
Syarifuddin menjelaskan bahwa MA membutuhkan saran dan masukan dari semua pihak, seperti akademisi, tokoh-tokoh nasional, dan masyarakat.
Dengan begitu, Syarifuddin berharap pembenahan yang dilakukan dapat berjalan dengan cepat dan tepat, seperti harapan para pencari keadilan.
Sebab baginya, peristiwa terungkapnya dua orang hakim agung dan beberapa aparatur di MA merupakan guncangan hebat dalam dunia peradilan.
Menurutnya, peristiwa tersebut juga menjadi sejarah buruk bagi perjalanan peradilan di Indonesia.
Oleh sebab itu, Syarifuddin meminta kepada jajaran IKAHI untuk mendukung upaya pembenahan lembaga peradilan, baik di tingkat pusat maupun tingkat daerah.
Dalam kesempatan yang sama, ketua Umum PP IKAHI Yasardin mendorong para pengurus dan anggota IKAHI di semua tingkatan agar menjadi teladan.
"Anggota IKAHI harus membangun sinergi kolaborasi yang optimal dengan semua stakeholder (pemangku kepentingan) untuk menutup semua celah yang dapat menggerus integritas dan berpotensi meruntuhkan kewibawaan di dunia peradilan," tuturnya.
Baca Juga: BRI Liga 1 2022-2023: Persib vs Dewa United, Berikut Prediksi Susunan Pemain Kedua Tim
Yasardin juga meminta kepada pengurus maupun anggota IKAHI untuk menghindari gaya hidup hedonisme,
serta menjauhkan diri dari perasaan kurang.
"Menyerukan kepada semua hakim untuk menghindari gaya hidup hedonisme, yaitu gaya hidup yang berfokus mencari kesenangan dan kepuasan tanpa batas," kata Yasardin. (Sumber: ANTARA)
Berita Terkait
-
Ketua MA: Penangkapan 2 Hakim Agung Jadi Guncangan Hebat Bagi Dunia Peradilan Indonesia
-
Muslim Life Fair Dorong UMKM Naik Kelas lewat Pembiayaan Syariah
-
Jokowi Minta MA dan KY Terus Kolaborasi Jaminkan Kepastian Hukum Berkeadilan
-
KPK Korek Keterangan Sekretaris MA Hasbi Hasan soal Aliran Suap Kasasi
-
Diperiksa KPK, Hercules Klaim Tidak Kenal Hakim Gazalba
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Bakal 'Dihukum' Jika Gagal Antisipasi Senjata Saint Kitts and Nevis Ini
-
Profil Bule Australia yang Disangka Luke Vickery di Latihan Timnas Indonesia, Siapa Dia?
-
Menabung Bisa Bikin Kaya? Intip Tips di Buku Good With Money
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Produk Desa Masuk Marketplace: Rahasia Produk Naik Kelas Jalur Branding
-
Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah