LINIMASA - Pernikahan Arie Kriting dan Indah Permatasari tak kunjung direstui oleh ibunda Indah, Nusyah. Ia tak kunjung membuka hatinya untuk bisa menerima Arie Kriting sebagai menantunya.
Berbagai hujatan buruk dialamatkan Nursyah kepada sang menantu, Arie Kriting. Namun, Nursyah mengaku tidak ingin disebut membenci komika tersebut.
"Saya tidak membenci, saya sudah kasih kesempatan dari 2018. Dari 2018 saya diam, 2019 diam, berapa ratus hari?" Kata Nursyah dilansir dari unggahan ulang akun Instagram @lambenyinyir_official.
Warganet pun memberikan berbagai pertanyaan kepada Nursyah. Salah satunya terkait apakah Nursyah akan menonton film series terbaru Indah Permatasaei dan Refal Hady.
Indah Permatasari Dan Refal Hady terlibat dalam film serial Web Agreement yang menceritakan keduanya sebagai pasangan suami istri.
"Kalau ada Indah saya ogah nonton, kalau Refal saya nonton," cetusnya.
Selanjutnya, Nursyah mengaku kalau dirinya lebih setuju bila melihat Indah Permatasari bersanding bareng Refal Hady. Menurutnya, paras Refal Hady lebih enak dilihat dibandingkan Arie Kriting.
"Semoga jadi itu Indah Permatasari sama Refal Hady. Biar tidak ada uang tapi enak dilihat," ucap Nursyah.
Nursyah menilai jika Refal Hady merupakan pria yang sopan. Nursyah seolah membandingkan sosok Refal Hady dengan menantunya kini, Arie Kriting.
"Mau Refal Hady kek, mau siapa, yang penting sopan. Itu anak sopan saya lihat, nggak main kasar, nggak main dukun, nggak main santet, nggak bikin rumah saya kayak comberan, nggak bikin rumah saya kayak kepanasan, nggak kirim ular ke kamar saya," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia
-
Berapa Jumlah dan Siapa Saja Korban Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI?
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026
-
7 HP Oppo RAM 8 GB dengan Kamera Bagus, Hasil Jernih Cocok Buat Eksis di Medsos
-
Update Anyar Roblox di PS5, Hadirkan Peningkatan Performa dan Fitur Baru
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur