LINIMASA - Antonio Dedola, mantan suami Nikita Mirzani, akhirnya buka suara tentang semua hal yang pernah dilakukan oleh mantan istrinya terhadap dirinya.
Antonio membeberkan beberapa kejadian yang membuatnya merasa tersakiti, seperti penghinaan dan perlakuan buruk yang diterima dari Nikita Mirzani.
Dalam siaran langsung di YouTube pada Kamis (11/5/2023), Antonio Dedola mengungkapkan bahwa Nikita Mirzani masih sering mengirimkan pesan singkat yang menakutkan dan mengejutkan dirinya dan keluarganya.
"Nikita tidak berhenti berbohong. Dia terus kirim pesan ke keluargaku, teman-temanku, dan aku. Pada dasarnya dia menerorku dan orang-orang di sekitarku," kata Antonio dedola.
Sebelumnya, Nikita Mirzani juga pernah mengirimkan pesan yang berisi makian kepada ibu Antonio Dedola ketika Dedola sedang dalam perjalanan pulang ke Jerman.
Pesan tersebut sangat meresahkan ibu Dedola dan menunjukkan perilaku yang tidak pantas dari Nikita Mirzani.
"Saat aku di Jerman, dia (Nikita) sudah lebih dulu ngirim pesan ke ibuku, mendoakan agar dia (ibu Antonio) meninggal, menyebutnya miskin, dan memakinya," tutur Antonio Dedola.
Antonio bertanggung jawab dengan omongannya tentang Nikita Mirzani, ia mempunyai bukti hasil tangkapan layar chat WhatsApp antara Nikita Mirzani dengan ibunya.
Dalam chat tersebut, Nikita Mirzani menyumpahi ibu Antonio hingga mengatakan "Pergilah ke neraka!".
Hasil tangkapan layar chat WhatsApp antara Nikita Mirzani dengan Antonio Dedola.
Ibu Antonio Dedola pun membalas dengan mengatakan bahwa meskipun keluarganya miskin, mereka masih memiliki cinta, kebaikan, kesabaran, dan kecerdasan yang tidak dimiliki oleh Nikita Mirzani.
"(Kita punya) semua yang tidak bisa kamu beli. Kamu bisa punya uang sebanyak yang kamu mau, tapi kamu tidak akan bahagia kalau terus-terusan begini," kata ibu Antonio Dedola sambil memberi nasihat kepada Nikita Mirzani.
Namun, ucapan tersebut hanya dibalas dengan makian oleh Nikita Mirzani, "Ya, kamu miskin. Sangat miskin.".
Berita Terkait
-
Usai Bercerai dengan Antonio Dedola, Nikita Mirzani Tamasya ke Eropa
-
Cek Fakta: Nita Gunawan Blak-Blakan Bilang Mengandung Anak Raffi Ahmad, Begini Sebenarnya!
-
Cek Fakta: Nikita Mirzani Jatuh Miskin, Suami Istri Ditemukan Tewas, Benarkah?
-
Agama Antonio Dedola, Simak Biodata Lengkap Mantan Suami Nikita Mirzani yang Viral di Media Sosial
-
CEK FAKTA: Nikita Mirzani Ciuman Bibir sama Dr Okky, Antonio Dedola Merasa Tak Dihargai
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Terkini
-
41 Kode Redeem FF 6 Februari 2026: Klaim Skin Sukuna, Gloo Wall Cosmic dan Parasut Jujutsu Kaisen
-
Kabar Baik BPS: Disparitas Kemiskinan Kota-Desa Sulsel Menyempit, Apa Rahasianya?
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?
-
Pemain Keturunan Depok Jadi Top Skor Periode 3 Eerste Divisie, Solusi Lini Serang Timnas Indonesia?
-
Maarten Paes ke Ajax, Bakal Jadi Kiper Nomor Satu di Timnas Indonesia?
-
Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Aksi Bersih Pantai BRI Peduli Perkuat Komitmen Indonesia ASRI di Bali