/
Selasa, 16 Mei 2023 | 16:17 WIB
Timnas U-22 Indonesia. (Dok: Pemprov Jatim)

LINIMASA - Timnas Indonesia kembali ke persaingan merebut medali emas cabang olahraga sepak bola di SEA Games 2023. Laga terakhir indonesi masuk final yaitu pada 2019 silam lawan Filipina.

Dua pertandingan akan berlangsung pada hari ini yaitu perebutan juara ke tiga Antara Vietnam dan Filipina dan perebutan medali emas antara Indonesia dan Thailand.

Laga final sekaligus kemenangan kali ini sangat dinantikan karena Indonesia sudah lama tak mencuim medali emas dari cabang olahraga sepak bola ini sudah lewat 32 tahun. Kali terakhir medali emas diraih oleh Indonesia itu pada SEA Games 1992 Manila.

Melihat kesempatan yang ada, Timnas U-22 Indonesia jelas tidak akan melepaskan peluang tersebut. Persiapan matang sudah dilakukan oleh tim asuhan Indra Sjafri itu sebelum menjalani laga puncak kejuaraan multievent dua tahunan itu.

"Kami sudah berkomitmen dengan para pemain, kami akan memberikan yang terbaik atau menjadi game terbaik kita," kata Indra Sjafri  penuh semangat.

Demi meraih hasil maksimal, satu hari menjelang laga krusial ini Timnas Garuda Muda melakukan latihan tertutup di lapangan The Dream Visakha Training Camp Phnom Penh. Kondisi ini jelas digunakan untuk memantapkan strategi melawan Thailand.

Pada laga puncak yang sudah ditunggu-tunggu ini, Timnas Indonesia dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuh karena ada satu pemain yang dipastikan absen yakni Pratama Arhan, yang menjadi kreator dua gol saat Indonesia menang 3-2 atas Vietnam di semifinal.

Pemain yang kini merumput di tim kasta kedua Liga Jepang itu harus absen karena mendapatkan kartu merah saat pertandingan semifinal SEA Games 2023, namun pelatih Indra Sjafri mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Menurut Indra Sjafri, 20 pemain termasuk Pratama Arhan merupakan pesepak bola terbaik Indonesia pada usianya. Dengan demikian pemain yang dibawa kemampuannya merata dan saat ini semuanya siap diturunkan saat melawan Thailand.

Baca Juga: Kontribusi Telkomsat Menyukseskan Gelaran KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo

"Termasuk Pratama Arhan kondisinya bagus. Tapi secara regulasi dia tidak bisa main (kartu merah). Jadi kita berkekuatan 19 pemain, yang semuanya siap diturunkan," tegas pelatih asal Sumatera Barat itu, dikutip dari ANTARA.

Sejumlah pemain sudah siap mengisi posisi Pratama Arhan yang dikenal memiliki lemparan dalam jauh yang mematikan. Sebut saja nama Haykal Al Hafiz yang sudah menjadi tim inti saat melawan Kamboja di fase Grup A atau bisa mengandalkan Rio Fahmi yang juga tidak kalah jam terbangnya.

Berikut rekor pertemuan Indonesia vs Thailand di final SEA Games:

1. SEA Games 1991: Indonesia 0-0 (4-3) Thailand (final)
2. SEA Games 1997: Indonesia 1-1 (2-4) Thailand (final)
3. SEA Games 2013: Indonesia 0-1 Thailand (final)
4. SEA Games 2023: Indonesia vs Thailand (final)

Load More