LINIMASA - Baru-baru ini, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun menjadi perbincangan panas di media sosial. Ponpel Al Zaytun yang dipinpin oleh Panji Gumilang diduga menebar ajaran sesat.
Terkini, beredar kabar jika Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang ditangkap polisi terkait melecehkan agama dan nabi.
Informasi tersebut didapat melalui video yang diunggah kanal YouTube KABAR NEWS Senin (26/6/2023), berjudul "GEGER PAGI INI || TERBUKTI LECEHKAN ALQURAN DAN NABI, PANJI GUMILANG DISERET PAKSA PAGI INI".
Dalam thumnail video tersebut juga tertulis narasi sebagai berikut:
"BREAKING NEWS
TERBUKTI LECEHKAN AGAMA
PANJI GUMILANG LANGSUNG DIJEMPUT PAKSA PAGI INI".
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Setelah dilakukan penelususar, klaim Panji Gumilang ditangkap polisi terkait melecehkan agama dan nabi merupakan informasi salah.
Tidak ada bukti dan penjelasan mengenai Panji Gumilang dijemput paksa oleh polisi terbukti atas kasus penyimpangan, melecehkan agama dan nabi.
Baca Juga: Heboh! Ternyata Arya Saloka dan Amanda Manopo Sudah Tinggal Satu Rumah, Cek Faktanya
Narator hanya menampilkan tayangan berita terkait Panji Gumilang yang menyerang MUI yang mengklaim jika Ponpes Al Zaytun sesat.
Dalam video tersebut, dalam penelusuran dan penyelidikan, MUI menemukan bahwa Ponpes Al Zaytun yang dipimpin Panji Gumilang terindikasi menyebar kesesatan, dan penyimpangan agama.
Hal tersebut dibuktikan pada Ponpes Al Zaytun adanya shaf shalat yang cukup renggang, kemudian, Alquran yang merupakan kalamullah diklaim sebagai kalam nabi. Selain itu, Pernyataan Panji juga berhubungan dengan penggunaan khatib perempuan dalam salat Jumat bagi laki-laki.
Padahal khatib perempuan di salat Jumat untuk laki-laki jelas hukumnya yaitu tidak sah dan telah diperkuat dengan fatwa MUI.
Terkait foto yang digunakan dalam thumbnail, merupakan rekayasa si pembuat konten tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim Panji Gumilang ditangkap polisi terkait melecehkan agama dan nabi merupakan informasi tidak benar.
Berita Terkait
-
Terkait Penyelidikan Ponpes Al Zaytun, Polri akan Periksa Kemenag dan MUI
-
Jokowi Perintahkan Menko Polhukam dan Menag Dalami Polemik Al Zaytun
-
Dugaan Penistaan Agama Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Begini Tanggapan Polri
-
Dugaan Penistaan Agama, FAPP Laporkan Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang ke Polisi
-
Inilah Tiga Langkah yang Disiapkan Pemerintah Selesaikan Polemik Ponpes Al Zaytun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
-
Ramalan Zodiak Kamis 25 Juni 2026: Cancer, Virgo, dan Capricorn Beruntung Besar Hari Ini!
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi