/
Sabtu, 08 Juli 2023 | 20:33 WIB
Unggahan Thumbnail YouTube INJURY TIME TV

LINIMASA - Baru-baru ini muncul kabar terkait PSSI resmi memberhentikan Liga 1 demi mempersiapkan Timnas Indonesia di Piala Asia.

Klaim tersebut sebagaimana terdapat dalam unggahan kanal YouTube INJURY TIME TV pada Sabtu (8/7/2023).

"HOT NEWS. RENCANA "GILA" PSSI DI TETAPKAN! 30 PEMAIN DIASPORA U17 SIAP BELA INDONESIA!," tulis judul video.

"ReSMI PSSI BERHENTIKAN LIGA 1 DEMI PERSIAPAN TIMNAS DI PIALA ASIA. 30 PEMAIN KETURUNAN DISIAPKAN UNTUK TIMNAS U 17," bunyi keterangan thumbnail video.

Lantas, bagaimana kebenaran klaim video tersebut?

Cek Fakta

Setelah ditelisik, tim cek fakta Linimasa Suara tidak menemukan bukti vaid atas klaim yang menyebut PSSI resmi memberhentikan Liga 1 demi mempersiapkan Timnas di Piala Asia.

Alih-alih begitu, narator hanya menarasikan soal Ketum PSSI, Erick Thohir mendukung pemain Timnas senior yang kini tengah menjalankan latihan di Turki, menjelang Piala Asia 2024.

Artinya, terdapat ketidaksesuaian antara isi video dengan judul beserta keterangan thumbnail. Sehingga kebenaran dalam unggahan ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Belum Berdamai dengan Ketua RT, Dewi Perssik Kembali Baku Hantam Sama Nafa Urbach, Cek Faktanya

Hingga kini video berdurasi 6 menit 8 detik itu telah ditonton sebanyak 85 kali tayangan.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut PSSI resmi memberhentikan Liga 1 demi persiapan Timnas di Piala Asia merupakan informasi keliru alias hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com. 

Load More