LINIMASA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa kasus yang menjerat pimpinan Ponpes Al Zaytun, yaitu Panji Gumilang, masih dalam proses penyelidikan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Menurut Sigit, penyidik Bareskrim Polri saat ini masih melakukan penyelidikan untuk melengkapi sejumlah alat bukti terkait dugaan penodaan agama, korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan juga tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan kasus ini.
"Tentunya tahapan penyidikan kan sekarang sedang berjalan," ujar Kapolri Sigit kepada wartawan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (21/7/2023).
"Untuk proses penyidikan tentunya kan membutuhkan kelengkapan alat bukti sesuai yang diatur oleh KUHAP karena ada beberapa pasal yang masuk yang tentunya kita harus dalami satu per satu," sambungnya.
Lebih lanjut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa penanganan kasus Panji Gumilang ini tidak ditentukan oleh kecepatan atau lambatnya proses, tetapi yang terpenting adalah ke telitian dalam melengkapi alat bukti.
Penyidik harus bekerja dengan seksama dan teliti untuk memastikan semua bukti yang diperlukan terkumpul dengan baik sehingga proses penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan secara adil dan akurat.
"Saya kira ini kan bukan bicara lama atau lambat, tetapi melengkapi alat bukti untuk kepentingan pemberkasan, sehingga kasusnya tersebut bisa dinyatakan lengkap itu kan butuh kecermatan, bukan masalah kecepatan. Tapi yang jelas semuanya berjalan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Panji Gumilang Tak Kunjung Ditetapkan Jadi Tersangka meski Sudah Naik ke Penyidikan, Ini Alasannya
-
Dugaan Penyalahgunaan Dana Zakat Panji Gumilang, Polri Periksa Tiga Saksi
-
Kasus Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Bareskrim Polri Temukan Empat Unsur Pidana
-
Digugat Panji Gumilang Rp5 T, Mahfud MD Enggan Terkecoh
-
Selain Lucky Hakim, Bareskrim Polri Panggil Istri Panji Gumilang dan Pendeta
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?