LINIMASA - Pekan ke-11 Liga 1 2023/2024 menyuguhkan pertandingan sengit antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Namun, sorotan utama setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 adalah insiden kericuhan yang melibatkan sekelompok suporter Persija.
Macan Kemayoran sempat unggul lebih dulu lewat sundulan Marko Simic menit 14. Persija pun unggul 1-0 hingga turun minum.
Pada pertengahan babak kedua, skuad asuhan Thomas Doll harus bermain dengan 10 pemain setelah Hanif Sjahbandi mendapat kartu merah menit 74. Hanif dianggap melakukan pelanggaran keras atas Nick Kuipers dengan menyiku bek Persib tersebut dari belakang.
Lima menit jelang pertandingan usai, Persib akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat sontekan David da Silva menit 85. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang.
Kronologi Kerusuhan
Kericuhan ini tak hanya mencoreng hasil pertandingan, tetapi juga memengaruhi atmosfer di dalam dan di luar stadion. Saat pertandingan berjalan, sekelompok oknum suporter memilih untuk melemparkan botol dan air mineral, mengabaikan upaya para steward yang berusaha meredam situasi.
Walau ada ketegangan, penting untuk dicatat bahwa suasana di dalam stadion tetap terkendali. Sejumlah kecil suporter menyuarakan ketidakpuasan mereka dengan berteriak, tetapi sebagian besar penonton meninggalkan tribune dengan tertib.
Insiden ini juga berdampak pada awak media yang sedang meliput pertandingan. Mereka diminta untuk tidak mengabadikan aksi-aksi di tribune dengan foto atau video, guna menghindari potensi bahaya lemparan botol air mineral.
Di luar stadion, beberapa insiden kecil juga terjadi, meskipun penyebab pastinya tidak jelas. Aparat keamanan dengan sigap mengambil tindakan untuk mengamankan beberapa individu dari kerumunan.
Baca Juga: Persija Gagal Benamkan Persib, Thomas Doll: Pemain Dapat Tekanan
Situasi semakin memanas, dan dalam situasi seperti ini, koordinator lapangan (korlap) dari The Jakmania harus bekerja ekstra keras. Mereka berupaya untuk mengidentifikasi dan mengamankan orang-orang yang diduga menjadi penyusup serta menghadapi amukan massa.
Namun, berkat upaya keras dari aparat keamanan, steward, dan korlap The Jakmania, situasi akhirnya berhasil diredam. Kericuhan di luar stadion dapat diatasi dengan baik.
Setelah pertandingan, pemain Persib tidak langsung meninggalkan stadion, meskipun mereka telah menggelar sesi jumpa pers. Aparat keamanan menjaga ketat area sekitar stadion.
Pada sekitar pukul 18.30, pemain Persib mulai meninggalkan stadion dengan pengawalan ketat, menandai akhir dari peristiwa kontroversial ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring