LINIMASA - Gelandang Persib Bandung, Robi Darwis memutuskan untuk menempuh pendidikan sebagai prajurit TNI Angkatan Darat (AD). Ia pun mengaku harus bisa mengatur waktu kesibukannya sebagai pesepak bola profesional dengan profesinya sebagai prajurit TNI AD.
Robi mengaku selain bercita-cita menjadi pesepak bola profesional, menjadi prajurit TNI pun menjadi salah satu cita-citanya sejak kecil. Ia mengaku senang akhirnya satu per satu cita-citanya bisa tercapai.
Pemain asal Cianjur tersebut mengaku akan serius menjalani dua profesi sekaligus yakni menjadi pesepak bola profesional dan menjadi prajurit TNI. Kuncinya, kata dia, adalah bisa pandai mengatur waktu agar salah satu dari profesi yang dijalaninya tidak terbengkalai.
"Itu benar (mengikuti pendidikan). Tentunya, tadinya berpikir masih dipikir-pikir jadi tentara atau enggaknya, soalnya dari kecil juga ada niatan jadi tentara namun mungkin jalannya sepak bola dulu," kata Robi Darwis melansir Suara Jabar.
"Terus rezekinya kalau ada kesempatan kenapa enggak. Selagi gak mengganggu sepak bola juga Jadi kan tentara bisa jalan, sepak bola pun gak keganggu," kata pemain Timnas Indonesia U-24.
Menurutnya, proses pendidikan TNI AD masih berjalan. Namun, ia mendapat keringanan bisa tetap berlatih dengan skuad Persib.
"Kalau untuk pendidikan masih berjalan, ya itu juga ada dispensasinya. Robi kan masuknya cabang atlet kan, jadi ada khususnya gitu cabang atletnya. Jadi untuk masalah pendidikan, bisa menyesuaikan yang penting ada surat izin dari klubnya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel