Sebenarnya ada banyak benda atau barang-barang di rumah yang masih bisa didaur ulang atau dimanfaatkan, ketimbang sekadar dibuang atau menjadi sampah. Salah satunya adalah sepatu bekas atau sepatu-sepatu rusak.
Diketahui, sepatu rusak atau sepatu bekas biasanya memang menjadi salah satu limbah fashion yang perlu diperhatikan. Hal itu karena tidak banyak yang bisa mengolah atau memanfaatkannya menjadi lebih berguna.
Salah satunya seperti diungkapkan oleh Chitra Subyakto. Sebagaimana ditulis Suara.com, menurut sosok pendiri sekaligus Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang ini, pihaknya memang belum bisa mengolah sepatu atau alas kaki menjadi produk baru.
Tetapi, menurut Chitra pula, ada beberapa saran yang bisa dipraktikkan guna menjadikan sepatu rusak atau sepatu bekas lebih bermanfaat. Kuncinya adalah dengan kreativitas, salah satunya yaitu dengan menjadikan sepatu jadi lebih unik.
"Jadi biasanya saya gambar-gambar lagi, atau saya tempel-tempel lagi. Tempelin kain atau patch jadi lebih lucu dan lebih unik gitu," ungkap Chitra, beberapa waktu lalu.
Menurut Chitra, pemanfaatan sepatu sendiri sama halnya seperti pakaian, yang bisa saja dikreasikan menjadi lebih unik. Bahkan, ia mengaku tidak sungkan mengkreasikan sepatu menjadi mainan binatang peliharaan.
Meski begitu, Chitra mengatakan bahwa solusi terbaik dari masalah tumpukan sepatu bekas atau sampah sepatu adalah kembali ke seberapa baik seseorang merawatnya. Artinya, harusnya banyak sepatu bisa saja lebih awet dan tahan lama.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak malas membaca dan mencari tahu cara merawat sepatu yang baik. Sehingga menurutnya, publik akan lebih mudah menerapkan pola hidup slow living, atau kebiasaan tidak gampang membuang benda menjadi sampah.
"Tapi itu juga penting sekali. Itu termasuk salah satu tips slow living melalui perawatan. Karena semakin kita merawat dengan baik, maka akan semakin panjang masa pakainya," ujar Chitra.
Baca Juga: Cara Membedong Bayi yang Baik dan Benar Menurut Dokter Anak, Perhatikan Ya Moms!
Bagaimana, apakah Anda setuju dengan pesannya itu? Coba pastikan dulu di rumah sendiri, apakah sudah banyak sepatu bekas atau sepatu rusak, dan bagaimana Anda biasanya memperlakukannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare
-
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang
-
Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat
-
Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan
-
Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026