Kabar mengejutkan datang dari ranah pendidikan. Sebanyak 126 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dikabarkan terjerat utang pinjol alias pinjaman online.
Bahkan kabarnya, para mahasiswa ini sampai didatangi debt collector atau penagih utang ke rumahnya.
Tentu saja, banyak yang bertanya-tanya, bagaimana para mahasiswa yang notabene belum bekerja ini bisa meminjam uang di pinjaman online, bahkan sampai terjerat utang yang kisarannya berada di angka Rp3 juta sampai Rp13 juta.
Tak sedikit yang menduga utang pinjol ini digunakan untuk memenuhi tuntutan gaya hidup. Tapi ternyata fakta tidak seperti itu.
Mengutip dari Antara, Kepala Biro Komunikasi IPB University Yatri Indah Kusumastuti mengatakan bahwa para mahasiswa ini diduga meminjam uang untuk berinvestasi ke usaha penjualan online.
Para mahasiswa ini diminta investasi ke usaha tersebut dengan dijanjikan keuntungan 10 persen per bulan. Namun, pada kenyataannya, keuntungan yang didapat tidak mampu menutupi cicilan yang harus dibayarkan kepada aplikasi pinjol.
Utang para mahasiswa ini pun tak terbayar, dan mereka mulai resah ketika debt collector mulai mendatangi rumah beberapa di antaranya. Hingga akhirnya, sebagian mahasiswa berinisiatif melaporkan hal ini ke Polresta Bogor Kota.
Terkait kasus ini, rektor IPB, Arif Satria, menuturkan bahwa pihak kampus telah mempelajari kasus ini dan telah mengambil langkah cepat untuk menangani kasus tersebut.
Dikutip dari Kompas TV, Senin (14/11/2022), Arif mengatakan IPB melakukan beberapa hal, di antaranya membuka posko pengaduan dari para mahasiswa yang menjadi korban, serta selanjutnya akan mempersiapkan bantuan hukum untuk mahasiswa yang tertipu usaha online dalam kasus pinjaman online ini.
Baca Juga: 'Bisa Saja Akhir Tahun', PKS Yakin Koalisi Bersama Demokrat dan NasDem Segera Deklarasi
Terakhir, pihak kampus juga akan melakukan upaya peningkatan literasi keuangan untuk para mahasiswanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kim Seon Ho Siap Gelar Fan Meeting Lagi di Indonesia, Cek Harga Tiket dan Benefitnya
-
Baznas Tetapkan Nisab Zakat 2026 Naik 7 Persen, Ini Alasannya
-
Ancaman Pelarangan Vape Dinilai Bisa Matikan UMKM dan Ratusan Ribu Lapangan Kerja
-
Sampah Kiriman Penuhi Pantai Kedonganan Bali
-
Perkuat Fondasi Kelistrikan Nasional, PLN Enjiniring Akselerasi Transformasi Digital dan SDM
-
Madura United Tak Berdaya di GBLA, Pelatih Soroti Kegagalan Tim Eksekusi Taktik
-
Danantara Gaspol Bentuk Holding BUMN Maskapai, Target Semester I-2026 Rampung
-
Sambut Momen Lebaran dengan Parfum Berteknologi Adaptif Unik, Aroma Manisnya Bikin Nyaman Seharian
-
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, SMGR Catat Nihil Fatalitas di Seluruh Pabrik
-
Dilan Janiyar Skakmat Ratu Rizky Nabila, Tegas Tolak Tuduhan Gimik Pacaran