Pengamat politik UIN, Burhanuddin Muhtadi, menyoroti pertemuan antara Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Burhanuddin menilai pertemuan keduanya akan menguntungkan kedua belah pihak, bukan hanya Anies.
Hal ini dilontarkan oleh Burhanuddin saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi yang tayang di kanal YouTube tvOneNews.
"Saya tidak ingin mengatakan bahwa Gibran tidak mengambil keuntungan. Gibran juga mendapatkan keuntungan," kata Burhanuddin seperti dikutip melalui unggahan kanal YouTube tvOneNews pada Rabu (16/11/2022).
Keuntungan yang didapat putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini meliputi Gibran dapat menunjukan bahwa dirinya merupakan sosok yang bisa diperhitungkan.
Selain itu, menurut Burhanuddin, pertemuan keduanya dapat menunjukan bahwa hubungan antara keluarga Jokowi dan Anies baik-baik saja.
"Gibran memberikan gesture kepada pemilih bahwa tidak ada masalah serius antara Pak Jokowi keluarga dengan Anies Baswedan. Itu juga keuntungan tersendiri buat Gibran," lanjut Burhanuddin.
Dalam dialognya, Burhanuddin juga turut menyinggung keuntungan yang didapatkan mantan Menteri Pendidikan tersebut.
Menurutnya, kedatangan Anies ke Solo untuk meningkatkan elektabilitasnya di wilayah Jawa Tengah.
Baca Juga: Anies Baswedan Bertemu Gibran, Disebut Bisa Bawa Hoki Bagi Putra Jokowi
"Kalau pengen menang mau tidak mau harus mengantongi kemenangan atau setidaknya jangan terlalu kalah di Jawa Tengah dan Jawa Timur," jelas Burhanuddin.
"Pada titik itu kebutuhan elektoral Anies untuk datang ke Jawa Tengah khususnya Solo lebih besar ketimbang kebutuhan seorang Gibran untuk datang ke Jakarta," imbuhnya.
Hal ini berdasarkan pengalaman di Pilpres sebelumnya.
"Dari data Pilpres sejak 2004, tidak ada capres yang menang secara nasional tanpa memenangkan Jawa Tengah dan Jawa Timur," terangnya.
"Capres bisa kalah di Jawa Barat, tapi secara nasional tetap menang asalkan menang di Jawa Tengah dan Jawa Timur," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Bertemu Gibran, Disebut Bisa Bawa Hoki Bagi Putra Jokowi
-
Lagi dan Lagi, Jokowi Minta Perang Dihentikan di Forum KTT G20
-
"Kalau Kumpul Kayak Rapat Paripurna" Viral Video Keluh Kesah Kaesang Merasa Ribet Jadi Anak Presiden
-
Istri Presiden Korea Selatan Awet Muda Meski Berusia 50 tahun, Warganet: Rasa Personil Girlband
-
Aksi-Aksi Jokowi di KTT G20, Jadi Sopir Angkut hingga Minta Petinggi Negara Lepas Jas
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam