Nikita Mirzani kini masih berada di penjara usai kasus pencemaran nama baik yang dialami. Dirinya dilaporkan sosok Dito Mahendra atas dugaan pencemaran nama baik yang membuatnya rugi Rp17 Juta.
Nikita telah ditahan sejak akhir Oktober lalu dan telah menjalani sidang pertamanya pada 14 November lalu. Selama berada di penjara, publik banyak dikejutkan dengan tingkah selebriti kontriversional tersebut.
Mulai dari bagi-bagi nasi ke para tahanan hingga berencana membagikan set box gratis agar warganet bisa menyaksikan sidangnya. Namun, ada satu aksi lain yang tak kalah berani.
Melalui akun Instagramnya, Nikitamirzanimawardi_17, ia mengaku ingin membeli satu set bikini seksi dari merek ternama Dior. Bikini tersebut memiliki warna hitam dengan hiasan huruf D yang khas.
Admin akun ini mengaku bila Niki ingin membeli set bikini ini meski sedang dipenjara. Seolah memamerkan harta yang dipunya, ia pun memperlihatkan bukti transfer sebesar Rp18,6 Juta untuk pembelian set busana tersebut.
"Kaka Niki kalau lagi BM biar lagi di tahan(an) pun pasti beli," tulis admin yang mengelola akun instagramnya.
Video ini juga memperlihatkan bukti pembayaran dari Dior dan bukti terima barang oleh salah satu ART Nikita. Tak lupa bentuk asli dari set bikini yang diidam-idamkannya juga dipamerkan.
Alhasil video ini berhasil menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit yang menduga bila video ini diunggah untuk menepis isu yang beredar bila Nikita tengah bangkrut.
Seorang warganet menulis, "Tadi liat artikel katanya Kak Niki bangkrut, tapi berasa gak mungkin deh dia bangkrut."
Baca Juga: Sebut sang Ayah Pahlawan, Warganet Kritik Pedas Anak Ferdy Sambo: Kok Enggak Malu
"Dirugikan 17 Juta? Yang ngomong nyari bangkrut? Jual TV? Harga semvack sama beha nyai noh liat," sahut warganet lain.
"Membungkam yang bilang dia bangkrut buktinya masih hedon beli yang mahal-mahal. Netizen hujat sana sini gak ngaruh juga, duitnya nyai makin banyak," tambah warganet yang berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis