Usai Koalisi Perubahan gagal deklarasi, muncul simpang siur mengenai penyebab ketiga partai yakni NasDem-PKS-Demokrat belum juga mengumumkan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden yang akan maju dalam Pilpres 2024.
Mulai dari ketiga partai tersebut tak sepakat dengan bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies, hingga isu terkait PKS dan Demokrat digoda untuk masuk koalisi lain.
Menanggapi banyaknya simpang siur tersebut, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu membeberkan tiga alasan mengapa Koalisi Perubahan hingga kini belum melakukan deklarasi.
Syaikhu mengungkapkan bahwa hingga kini ketiga partai koalisi masih menyamakan persepsi akan beberapa hal. Hal ini dilakukan untuk satu tujuan, yaitu memenangkan bakal calon presiden yang akan maju dalam kontestasi.
"Ada beberapa keterbatasan-keterbatasan yang tentu kita perlu menyamakan persepsi dengan tiga partai," ujar Syaikhu seperti dikutip Mamagini melalui unggahan kanal YouTube Refly Harun pada Selasa (22/11/2022).
"Upaya kita kan ingin bukan sekadar mencalonkan, tapi ingin bahwa kita ini menang," imbuhnya.
Dalam pernyataannya, Syaikhu lantas membeberkan tiga alasan mengapa Koalisi Perubahan belum deklarasi.
Alasan pertama karena masalah calon wakil presiden. NasDem-PKS-Demokrat belum sepakat soal bakal calon wakil presiden yang akan diusung.
"Pertama adalah menyangkut kalau calon presidennya mungkin sudah disepakati, tetapi kaitan dengan calon wapresnya kan belum," tutur Syaikhu.
Baca Juga: 4 Tanda Kamu Terjerat Hubungan Toxic, Yuk Kenali dan Hindari!
"Makanya ini kan harus menjadi satu kesatuan yang utuh bahwa ini adalah tiga partai yang siap untuk mengusung itu. Tapi belum satu kesepakatan pada misalnya cawapresnya," lanjutnya.
Alasan kedua karena masih belum ada kesepakatan soal platform pemerintahan ke depannya. Menurutnya, hal ini perlu dibicarakan sejak awal agar tidak terjadi persengketaan jika saja calon yang diusung oleh ketiga partai ini memenangkan kontestasi.
"Kesepakatan pada platform pemerintahan ke depan itu seperti apa. Jangan sampai kemudian baru dirumuskan platform itu ketika sudah pada kemenangan baru dirumuskan dan akhirnya terjadi persengketaan ketidakcocokan pada akhir-akhir. Ketika sudah justru menang," kata Syaikhu.
Alasan terakhir adalah karena ketiga partai ini belum sepakat soal desain pemerintahan ke depan.
"Yang ketiga juga terkait desain pemerintahan ke depan itu seperti apa," ujarnya.
Terkait masalah waktu untuk deklarasi, Syaikhu menerangkan jika hal tersebut akan dilakukan usai NasDem-PKS-Demokrat telah sepakat dengan ketiga hal di atas.
Berita Terkait
-
Target Golkar di Pilpres 2024: Tak Ada Istilah Kalah, Harus Bisa Menang
-
Prabowo Dijodohkan Duet Bareng Ganjar di Pilpres, Gerindra: Biarkan Waktu Berjalan, Nanti Lihat Siapa Pasangannya
-
Respons Ancaman PKB Bentuk Komposisi Baru, Gerindra Tegaskan Hak Veto Tentukan Paslon Bukan Punya Prabowo Seorang
-
Tanggulangi Banjir, Warga Jakarta Diminta Aktif Buat Sendiri Sumur Resapan, Begini Caranya
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Berdiri di Luar saat Pemimpin Negara di G20 Makan Siang, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta