/
Selasa, 22 November 2022 | 08:25 WIB
Ahmad Syaikhu (Suara.com)

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyebut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi musuh bagi banyak partai politik, termasuk PDI Perjuangan.

Hal ini dilontarkan oleh Refly Harun saat berdialog dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu di kanal YouTube-nya pada Selasa (22/11/2022).

Refly Harun berujar bahwa PKS banyak dimusuhi partai lain ini mulai tampak ketika Pilkada DKI Jakarta beberapa tahun silam.

Kala itu, PKS memenangkan kontestasi saat mengusung Adang Daradjatun dan Dani Anwar.

Pengamat politik ini lantas bertanya pada Ahmad Syaikhu perihal mengapa PKS bisa menjadi partai yang banyak dimusuhi, padahal partai berlogo bulan sabit ini berada di jajaran partai menengah ke bawah.

"Paling dimusuhi misalnya fenomena Pilkada di DKI, semua partai ngeroyok PKS. Ketika Adang Daradjatun, Adang-Dani itu melawan Fauzi Bowo waktu itu. Itu semua partai ngeroyok PKS dan PKS dalam posisi leading karena juara pertama di DKI," ujar Refly seperti dikutip Mamagini melalui unggahan kanal YouTube Refly Harun pada Selasa (22/11/2022).

"Berikutnya partai seperti PDIP misalnya, pagi-pagi sudah bilang kami nggak mau kerja sama sama PKS dan Demokrat. Kalau Demokrat orang paham karena ada personal relationship yang buruk antara petinggi partai tersebut. Tapi sama PKS apa masalahnya, kok sampai tiba-tiba PKS dimusuhi," imbuhnya.

Untuk menjawab pertanyaan dari Refly Harun, Ahmad Syaikhu lantas menjelaskan peristiwa yang terjadi beberapa tahun silam.

Ketika itu, PKS bersilaturahmi ke banyak partai politik, termasuk PDI Perjuangan. Namun, usai bertemu dengan partai berlogo banteng, PDI Perjuangan justru langsung memberi pernyataan enggan berkoalisi dengan PKS dan Demokrat.

Baca Juga: Lawan Tunisia di Piala Dunia 2022, Ternyata Berbisnis di Denmark Bebas Suap dan Pemerasan

"Saat itu muncul ketika setelah silaturahim PKS ke PDIP itu muncul bahwa pernyataan kami tidak akan koalisi dengan PKS," terang Syaikhu.

Meski mendapat penolakan dari PDI Perjuangan, dikatakan oleh Ahmad Syaikhu, PKS tetap membuka pintu silaturahim.

"Saya juga sudah menyatakan juga setelah itu, walaupun tidak ingin koalisi dengan PKS, tetapi kami akan tetap membuka silaturahim," imbuhnya.

Lebih jelas, Syaikhu menyatakan bahwa jika ingin tahu alasan mengapa PKS dimusuhi, baiknya Refly bertanya langsung kepada PDI Perjuangan dan partai lainnya yang memusuhi.

"Kalau misalnya alasannya apa tentu yang lebih tahu dan lebih paham tentu pada beliau-beliaunya," pungkasnya.

Load More