Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti dukungan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)
kepada Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang meminta agar Pilpres 2024 diundur ke tahun 2027.
Menurut Rocky, alasan mengapa HIPMI mendukung adanya penundaan Pilpres tersebut karena jika Jokowi masih berkuasa maka HIPMI tidak akan kehilangan ladang rezekinya.
Hal ini dilontarkan oleh Rocky saat sedang berbincang-bincang dengan jurnalis senior Hersubeno Arief di kanal YouTube-nya Rocky Gerung Official pada Selasa (22/11/2022).
"Senior-senior HIPMI tentu sekarang lebih mampu mandiri tapi mental mencari proyek di keuangan negara kan masih ada," ujar Rocky.
"Itu sebetulnya yang menerangkan kenapa teman-teman HIPMI justru ingin mencari rasa aman dengan memperpanjang jabatan presiden, supaya kontrak-kontraknya masih jalan, supaya cash back masih bisa dia nikmati," imbuhnya.
Menurutnya, dengan HIPMI meminta Pilpres ditunda, hal tersebut memperlihatkan jika himpunan tersebut sedang mencari aman.
"Kan membujuk Pak Jokowi jadi tiga periode itu artinya dia nggak aman kalau bukan Pak Jokowi pemimpin masa depan atau pemimpin berikutnya," lanjut Rocky.
Dalam dialognya, Rocky juga menyoroti peristiwa viral yang baru-baru ini terjadi, yakni mengenai insiden adu jotos peserta Munas XVII HIPMI.
Ia malah berkelar bahwa HIPMI sebagai himpunan petinju muda Indonesia.
Baca Juga: Cara TikTok Cegah Seller Nakal
"Saya bisa bayangkan pikiran para pengusaha ini Himpunan Petinju Muda Indonesia. Eh sorry sorry Himpunan Pengusaha Muda Indonesia bukan petinju muda atau petinju muda Istana," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ada Bahasan Cawapres di Internal Gerindra tapi Prabowo Belum Terang-terangan, Nama Ganjar Masuk Pembicaraan?
-
Safari Politik Anies Baswedan Bikin Gelisah, Kader Nasdem Tantang Politikus PDIP Lakukan Ini
-
Puan-Ganjar Bertemu, Gerindra: Bukan Hal yang Luar Biasa, Tidak Perlu Dijadikan Polemik
-
Anggota HIPMI Baku Pukul di Solo, Panitia: Kami Minta Maaf
-
Penjelasan Panitia Munas HIPMI Setelah Video Jotosan Peserta Terlanjur Trending
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa