Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan para tokoh yang santer disebut akan maju sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden untuk tidak bermain politisasi agama, SARA, hingga politik identitas dalam Pilpres 2024.
Jokowi tidak mempermasalahkan jika menjelang kontestasi, perpolitikan diramaikan dengan debat gagasan yang bisa membuat negara menjadi lebih baik. Namun, ia tidak ingin jika ada yang bermain-main dengan politisasi agama.
Hal ini dilontarkan oleh Jokowi saat berpidato di acara Musyawarah Nasional ke-17 HIPMI di Surakarta pada Senin (21/11/2022) lalu.
"Tapi jangan sampai panas, apalagi membawa politik-politik SARA, tidak, jangan. Politisasi agama, tidak, jangan," tutur Jokowi.
Merespons hal tersebut, pengamat politik Rocky Gerung menilai apa yang dilontarkan Jokowi tersebut menunjukkan bahwa orang nomor 1 di RI tersebut masih bermain politik kuno.
"Timnya masih lama ya nggak berubahlah, penasihatnya kan masih sama juga. Pak Jokowi juga keluarlah dari perpolitikan kuno itu," tutur Rocky saat berbincang-bincang dengan jurnalis Senior Hersubeno Arief di kanal YouTube-nya pada Selasa (22/11/2022).
Namun, tak berselang lama Rocky Gerung lantas merevisi perkataannya. Menurutnya, Jokowi lebih bermain politik konyol.
Hal ini karena Jokowi masih gencar menggunakan isu Islamophobia atau politik identitas untuk menjegal bakal calon presiden yang diusung Partai NasDem, yakni Anies Baswedan.
"Tapi ini perpolitikan konyol karena terus-menurus diucapkan Islamophobia atau politik identitas," lanjut Rocky.
Baca Juga: Lesti Kejora Sampaikan Doa, Ungkap Keluarganya Jadi Korban Gempa Cianjur
Dalam dialognya, Rocky Gerung lantas mengungkapkan jika kini Anies telah membuktikan bahwa dirinya tidak bermain dalam politik identitas.
Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pendukung Anies yang berasal dari simpatisan PDI Perjuangan dan Gerindra di Jawa Barat.
"Sementara Anies sudah masuk di wilayah-wilayah yang justru menunjukkan bahwa dia tidak mempermainkan politik identitas," ujar Rocky.
"Yang mengelu-elukan Anies kan sebagaian pemilih PDIP di Jawa Barat juga mengelu-elukan Anies. Sebagian pemilih Gerindra di Jawa Barat juga mengelu-elukan Anies," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Sindir Adu Jotos Anggota HIPMI di Solo, Bongkar Alasan HIPMI Ingin Tunda Pilpres 2024
-
'Pancing Terus Kemarahan Jokowi' Rocky Gerung Sarankan NasDem Mundur dari Kabinet: Supaya Anda Benar-Benar Jadi Hero
-
'AHY Rajin Ajak Rakyat Berdialog, Bukan Lempar Bagi Sembako' Demokrat Sindir Gaya Blusukan Siapa?
-
Mendukung Arahan Jokowi Agar Capres dan Cawapres Jangan Memainkan Politik SARA
-
Isu Duet Prabowo-Ganjar di Pilpres 2024, Waketum Gerindra: Saya Belum Dengar Secara Eksplisit
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu
-
5 Rekomendasi Drama Korea Healing dengan Latar Pedesaan, Bikin Hati Adem
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
4 Cacat Hewan yang Tidak Sah untuk Kurban, Kenali Sebelum Membeli!
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur
-
Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas
-
Validasi di Media Sosial: Kebutuhan atau Ketergantungan yang Tak Disadari?
-
5 Juta Tiket Terjual, Tapi Reservasi Hotel Sepi, Ada Apa dengan Piala Dunia 2026?
-
7 Mobil Pertama yang Irit BBM untuk Pasutri Baru: Harga Termurah dan Onderdil Mudah