- Industri perhotelan di kota tuan rumah Piala Dunia 2026 melaporkan tingkat reservasi kamar masih jauh di bawah ekspektasi awal.
- Penyebab utama penurunan reservasi adalah minimnya jumlah wisatawan internasional serta adanya pembatalan pemesanan kamar dalam skala besar oleh FIFA.
- Kebijakan imigrasi yang ketat serta tingginya biaya pengurusan visa Amerika Serikat menghambat kedatangan suporter asing menuju lokasi perhelatan turnamen.
Suara.com - Industri perhotelan di kota-kota tuan rumah Piala Dunia 2026 menghadapi masalah serius jelang turnamen bergulir.
Enam pekan sebelum kick-off, tingkat pemesanan hotel di banyak lokasi penyelenggara dilaporkan jauh di bawah proyeksi awal.
Survei terbaru dari American Hotel and Lodging Association (AHLA) mengungkap hampir 80 persen hotel di kota tuan rumah mengalami tingkat reservasi yang lebih rendah dari perkiraan.
Bahkan di Kansas City, pemesanan disebut lebih rendah dibanding rata-rata periode Juni atau Juli pada tahun biasa.
“Meski lebih dari lima juta tiket pertandingan telah terjual, permintaan itu belum diterjemahkan menjadi pemesanan hotel yang kuat,” tulis AHLA dalam laporannya seperti dilansir dari New York Times.
AHLA menyebut rendahnya reservasi dipicu jumlah wisatawan internasional yang datang lebih sedikit dari prediksi. Selain itu, pembatalan pemesanan dalam jumlah besar oleh FIFA turut membuat banyak kamar hotel mendadak kosong.
Kondisi ini menjadi pukulan bagi industri hotel yang sebelumnya berharap musim panas 2026 akan menjadi periode emas.
Namun, ekspektasi itu belum terwujud. Pelaku industri menilai kebijakan imigrasi Amerika Serikat yang lebih ketat membuat banyak suporter internasional ragu datang ke negeri tersebut.
“Bagi banyak penggemar, perjalanan ke AS untuk Piala Dunia kini terasa jauh dari sambutan karpet merah,” tulis AHLA.
Baca Juga: Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak
Pihak AHLA menyoroti lamanya antrean visa, kenaikan biaya visa, serta ketidakpastian proses masuk ke AS.
Faktor lain seperti kuatnya dolar AS dan kekhawatiran terhadap pemeriksaan bandara juga disebut membuat biaya perjalanan semakin mahal bagi wisatawan asing.
Berita Terkait
-
Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak
-
Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Paling Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Amerika Serikat - Jadi Jantung Turnamen Sepak Bola Dunia
-
Daftar Rekor Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Dipecahkan Lionel Messi dan Ronaldo di Amerika
-
Profil Timnas Portugal: Transformasi Selecao das Quinas, Kekuatan Menakutkan di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0