Selain memakan korban jiwa, gempa Cianjur berkekuatan 5,6 SR yang terjadi Senin (21/11/2022) menyebabkan ratusan bangunan runtuh sehingga menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Bantuan pun berdatangan ke lokasi untuk membantu para warga yang terdampak.
Namun, upaya untuk membantu para korban gempa Cianjur ini ternoda oleh aksi sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Sebuah video viral di media sosial menunjukkan mobil relawan yang membawa bantuan dicegat oleh sekelompok warga.
Dalam video yang diunggah di Instagram @terangmedia, dikutip Rabu (23/11/2022), tampak sejumlah warga mengadang sebuah mobil yang hendak melintas.
Terdengar suara seseorang di dalam mobil yang sempat memberikan penjelasan kepada warga yang mengadang.
Namun, terlihat tidak diindahkan dan tetap diminta untuk putar balik, sehingga meminta sopir untuk mundur.
"Kita sudah janji ini masih ada tim dibelakang kang, ya maaf ya kang ini juga darurat kang," kata suara tersebut. Terdengar suara sirine ambulans yang tampaknya berada di belakang mobil tersebut.
Seolah tidak peduli, sekelompok warga yang mengadang tetap tidak memperbolehkan mobil melintas, dan membuat gerakan tangan untuk mundur
"Mendingan kita mundur saja, mundur, tidak usah kasih bantuan, mundur aja," ujar suara itu lagi.
Dalam caption video viral tersebut, pengunggah pertama tampak menulis, "Kita dijegat ya, orang-orang minta bantuan diturunin disini sementara kita mau ke ujung orang-orang ini berhentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali ambulan lokasi tidak jauh dari SMP Cigunang (Cugenang) Rancagoong. Hati-hati buat semua relawan."
Baca Juga: Laporkan Banyak Haters, Dewi Perssik Akui Tak Takut Kehilangan Banyak Uang Demi Harga Diri
Dari keterangan video tersebut juga dijelaskan bahwa mobil tersebut mengangkut bahan sembako, termasuk susu untuk keperluan bayi.
Menanggapi video viral tersebut, warganet langsung ramai-ramai menandai akun Polres Cianjur, Divisi Humas Polri, hingga Ridwan Kamil.
"Polisi harus tindak ini," tulis salah satu warganet.
"Polisi makin susah dicari ya, sekarang," tulis lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan
-
5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel