/
Rabu, 23 November 2022 | 18:23 WIB
Ambulans dan Mobil Relawan Gempa Cianjur Dicegat Warga ((Instagram))

Selain memakan korban jiwa, gempa Cianjur berkekuatan 5,6 SR yang terjadi Senin (21/11/2022) menyebabkan ratusan bangunan runtuh sehingga menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Bantuan pun berdatangan ke lokasi untuk membantu para warga yang terdampak. 

Namun, upaya untuk membantu para korban gempa Cianjur ini ternoda oleh aksi sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Sebuah video viral di media sosial menunjukkan mobil relawan yang membawa bantuan dicegat oleh sekelompok warga. 

Dalam video yang diunggah di Instagram @terangmedia, dikutip Rabu (23/11/2022), tampak sejumlah warga mengadang sebuah mobil yang hendak melintas. 

Terdengar suara seseorang di dalam mobil yang sempat memberikan penjelasan kepada warga yang mengadang. 

Namun, terlihat tidak diindahkan dan tetap diminta untuk putar balik, sehingga meminta sopir untuk mundur.

"Kita sudah janji ini masih ada tim dibelakang kang, ya maaf ya kang ini juga darurat kang," kata suara tersebut. Terdengar suara sirine ambulans yang tampaknya berada di belakang mobil tersebut.

Seolah tidak peduli, sekelompok warga yang mengadang tetap tidak memperbolehkan mobil melintas, dan membuat gerakan tangan untuk mundur 

"Mendingan kita mundur saja, mundur, tidak usah kasih bantuan, mundur aja," ujar suara itu lagi.

Dalam caption video viral tersebut, pengunggah pertama tampak menulis, "Kita dijegat ya, orang-orang minta bantuan diturunin disini sementara kita mau ke ujung orang-orang ini berhentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali ambulan lokasi tidak jauh dari SMP Cigunang (Cugenang) Rancagoong. Hati-hati buat semua relawan." 

Baca Juga: Laporkan Banyak Haters, Dewi Perssik Akui Tak Takut Kehilangan Banyak Uang Demi Harga Diri

Dari keterangan video tersebut juga dijelaskan bahwa mobil tersebut mengangkut bahan sembako, termasuk susu untuk keperluan bayi.

Menanggapi video viral tersebut, warganet langsung ramai-ramai menandai akun Polres Cianjur, Divisi Humas Polri, hingga Ridwan Kamil. 

"Polisi harus tindak ini," tulis salah satu warganet.

"Polisi makin susah dicari ya, sekarang," tulis lainnya.

Load More