Polres Metro Jakarta Selatan mempertemukan Winarsih dengan Sri Muna dan Dewi Perssik dalam rangka mediasi.
Winarsih merupakan tersangka kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dewi Perssik.
Dalam pertemuan tersebut, Winarsih menangis dan meminta maaf kepada ibunda Dewi Perssik. Bahkan Winarsih mengemis agar Dewi Perssik mau membebaskannya.
Winarsih dengan penuh deraian air mata, memelas ke Dewi Perssik dan Sri Muna mengaku sebagai orang miskin yang tidak punya apa-apa. Alasan Winarsih ini lantas ditanggapi tegas oleh Sri Muna, agar ia tahu diri sebagai orang miskin.
"Dia bilang tadi 'saya orang nggak punya', justru orang nggak punya, ya hati-hati cara ngomongnya," ujar Sri Muna di YouTube Intens Investigasi yang dikutip dari Hops.ID-jaringan Suara.com, Rabu (30/11/2022).
Amarah Sri kian memuncak dengan menegaskan bahwa Winarsih merupakan musuh masyarakat dan tetangganya. Sri menduga bahwa tindakan fitnah tidak hanya dilakukan sekali saja oleh Winarsih.
Mungkin saja kata Sri korbannya bukan hanya Dewi Perssik melainkan orang-orang di sekitarnya di Malang. Sri juga menegaskan bahwa Winarsih bisa jadi sebagai sosok yang sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat.
Hanya saja, Winarsih baru kena batunya kali ini dan harus berhadapan dengan hukum.
"Dia (Winarsih) ini biasa fitnah masyarakat, mungkin sering meresahkan masyarakat di sana. Ya dan akhirnya seperti ini (berkasus hukum)," ucap Sri.
Begitupun saat Winarsih hendak meminta maaf, Sri mengaku ragu dengan ketulusan hati si haters.
Pasalnya Sri menilai saat pertama kali bertemu, Winarsih terlalu acuh dan seolah tak ada masalah
"Tapi gimana ibu ini, ibu ini tulus nggak?" tanya Sri Muna.
Sri heran dengan Winarsih seperti orang yang memang tidak paham tata krama dan beretika.
"Ini orangnya kayaknya apa ya, kayak orang cuek, kayak orang nggak ngerti aja," papar dia.
Karena itu Dewi Perssik menginginkan bahwa netizen yang seperti Winarsih bisa mendapatkan efek jera atas tindakan konyolnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Tren Fashion Polkadot Comeback! Motif Retro Kembali Digandrungi Gen Z dan Ibu Muda
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Sinopsis The First Jasmine, Drama Kolosal Bai Lu dan Ryan Cheng Tayang 9 Juni
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sinopsis Emily to Maria, Drama Komedi Jepang Dibintangi Marika Matsumoto
-
Lebih dari 1.000 Lampion akan Terangi Langit Borobudur saat Waisak 2026
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian