/
Rabu, 14 Desember 2022 | 15:23 WIB
Deddy Corbuzier baru saja dianugerahi pangkat Letnan Kolonel Tituler TNI Angkatan Darat oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. [twitter]

Pengamat dan akademisi bidang militer Connie Rahakundini Bakrie mempertanyakan urgensi pemberian pangkat letnan kolonel (letkol) tituler TNI Angkatan Darat (AD) kepada Deddy Corbuzier.

Ia juga mempertanyakan alasan Prabowo memilih pesulap tersebut. 

Pangkat tituler adalah pangkat atau gelar kehormatan yang diperoleh tanpa menjalankan tugas jabatan sebagai yang tersebut pada gelarnya. 

Melansir wartaekonomi, menurut Connie alasan penyematan gelar itu perlu dijelaskan ke publik, agar masyarakat tak bingung.

"Saya enggak mengerti urgensinya atau ini sampai ada yang tanya apakah ini urgensi buat 2024, masyarakat kan pikirannya jadi kemana-mana," ujar Connie dalam perbincangannya di kanal Akbar Faizal Uncensored.

Namun, Connie tetap memberikan selamat kepada Deddy. Akan tetapi ada risiko yang harus ditanggung.

"Selamat sih, tapi tahukah risikonya, satu kepada Pak Deddy dia harus mengubah budaya kehidupannya, apalagi kita enggak tahu ini berlaku berapa lama," ungkap Connie. 

Connie juga memberi contoh sosok yang pernah mendapatka gelar tersebut.

"Kalau dulu Pak Idris Sardi jadi perwira musik maka apakah sekarang ini akan jadi perwira sulap atau sosmed atau apa," imbuhnya.

Baca Juga: Meski Banyak Dikritik, Pakar Yakin KUHP Sudah Perhatikan Norma dan Adat Istiadat

Selain itu, kata Connie, pemberian pangkat kepada Deddy dinilai Connie seperti sebuah cosplay.

"Reaksi saya pertama ini kayak cosplay satu pakai baju macam Soekarno, jadi kaya soekarno wanna be. Satu sudah pakai baju tentara hijau menurut aku udah kaya hulk gonna be look, Hulk kan gede pakai baju ijo ini kan kayak cosplay," kata Connie.

Load More