/
Kamis, 22 Desember 2022 | 18:14 WIB
Nenek Anies Baswedan, Barkah Ganis (Instagram)

Pernah menjadi Gubernur DKI hingga Menteri Pendidikan, Anies Baswedan bukan berasal dari keluarga sembarangan.

Selain kakeknya yang merupakan mantan Wakil Menteri Penerangan Indonesia, rupanya nenek Anies juga bukan orang sembarangan.

Bernama Barkah Ganis, perempuan yang lahir dan besar di Tegal, Jawa Tengah, itu merupakan seorang pegiat pergerakan perempuan sejak pra-kemerdekaan. 

Bukan kaleng-kaleng, beliau adalah salah satu peserta Kongres Perempuan di Jogja tahun 1928.

Ada sebuah cerita menarik yang selalu diingat oleh Anies, ketika neneknya hendak berangkat ke kongrep perempuan.

Saat hendak berangkat ke Jogja, mereka sempat dihalau oleh Belanda dan dilarang naik Kereta.

"Menjelang Kongres, Beliau berangkat sebagai utusan dari Tegal, bersama para pegiat perempuan lainnya. Mereka sudah siap dengan tiket kereta ke Jogja," kata Anies Baswedan dalam unggahan di instagram, dikutip Kamis (22/12/2022).

"Saat tiba di Stasiun Tegal, mereka dihalau dan dilarang naik kereta. Petugas-petugas Belanda saat itu mencegah para perempuanperempuan utusan untuk bisa berangkat ke Kongres Perempuan itu," lanjutnya.

Bukannya menyerah, para perempuan itu justru melawan dan menantang Belanda dengan berbaring di atas rel kereta.

Baca Juga: Segera Sadari, Ini 2 Jenis Gejala Kerusakan pada Sepatu yang Kerap Terjadi

"Para perempuan itu menuju ke depan lokomotif kereta yang sudah siap jalan. Mereka semua berbaring di atas rel kereta, berjejer para perempuan itu memaparkan badan. Dibawah terik matahari, depan moncong lokomotif mereka pasang badan, mereka tawarkan nyawa 'berangkatkan kami atau matikan kami'. Itulah harga mati yang senyatanya," kata Anies.

Akhirnya mereka diijinkan naik kereta dan berangkat ke Jogja untuk mengikuti kerkongres dan ikut membangun pondasi perjuangan perempuan dan perjuangan kemerdekaan.

"Semua itu dituturkan Nenek saat itu dengan penuh semangat. Tiap Hari Ibu diperingati, beliau selalu teringat masa-masa perjuangan itu," kata Capres Partai NasDem itu.

Load More