Nama Greta Iren dan keluarga mendiang Laura Anna belakangan ini ramai jadi perbincangan publik, setelah mencuat berita tudingan menelantarkan Papa Gabor.
Namun, tudingan itu ditepis oleh kakak mendiang Laura Anna alisa Greta Iren. Tak terima disebut menelantarkan, ia akhirnya buka suara soal berita miring itu.
Greta Iren mengatakan kalau ia tidak menelentarkan ayahnya. Ia mengaku kasihan dengan sang ibunda dan adik-adiknya karena setelah sembuh Papa Gabor itu malah sering melakukan KDRT.
Baru-baru ini, Greta Iren kembali menguak kejadian yang membuatnya trauma. Salah satunya ketika Papa Gabor yang pernah membuat rusuh pada acara peringatan mendiang Laura Anna saat 7 harian.
Kejadian itu tentu membuat ibu dan adik-adiknya trauma, sampai pada acara peringatan berikutnya Greta Iren harus meminta penjagaan dari polisi.
"Kita udah trauma banget tuh papa kayak gitu, itu sampai pas 40 hari, 100 hari. Kita sampai panggil polisi," ucap Greta Iren dalam unggahan akun Instagram @rumpi_gosip pada Senin (26/12/2022).
Tak hanya polisi, Greta Iren juga sempat meminta bantuan dari TNI hingga polisi imigrasi. Meski sudah dalam penjagaan, kakak dari mendiang Laura Anna itu pun mengatakan kalau Papa Gabor masih rusuh.
"Nggak cuma polisi, TNI, kita pernah bawa polisi imigrasi. Semuanya loh kita panggil, karena kita tuh takut banget. Pun ada polisi dia tetep rusuh," pungkasnya.
Baca Juga: Zikri Daulay Terseret Rumor Video Syur, Mantan Istri Bagikan Kabar Bahagia
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba