/
Senin, 26 Desember 2022 | 17:29 WIB
Laura Anna dan Greta Irene (Instagram/gretairn)

Nama Greta Iren dan keluarga mendiang Laura Anna belakangan ini ramai jadi perbincangan publik, setelah mencuat berita tudingan menelantarkan Papa Gabor.

Namun, tudingan itu ditepis oleh kakak mendiang Laura Anna alisa Greta Iren. Tak terima disebut menelantarkan, ia akhirnya buka suara soal berita miring itu.

Greta Iren mengatakan kalau ia tidak menelentarkan ayahnya. Ia mengaku kasihan dengan sang ibunda dan adik-adiknya karena setelah sembuh Papa Gabor itu malah sering melakukan KDRT.

Baru-baru ini, Greta Iren kembali menguak kejadian yang membuatnya trauma. Salah satunya ketika Papa Gabor yang pernah membuat rusuh pada acara peringatan mendiang Laura Anna saat 7 harian.

Kejadian itu tentu membuat ibu dan adik-adiknya trauma, sampai pada acara peringatan berikutnya Greta Iren harus meminta penjagaan dari polisi.

"Kita udah trauma banget tuh papa kayak gitu, itu sampai pas 40 hari, 100 hari. Kita sampai panggil polisi," ucap Greta Iren dalam unggahan akun Instagram @rumpi_gosip pada Senin (26/12/2022).

Tak hanya polisi, Greta Iren juga sempat meminta bantuan dari TNI hingga polisi imigrasi. Meski sudah dalam penjagaan, kakak dari mendiang Laura Anna itu pun mengatakan kalau Papa Gabor masih rusuh.

"Nggak cuma polisi, TNI, kita pernah bawa polisi imigrasi. Semuanya loh kita panggil, karena kita tuh takut banget. Pun ada polisi dia tetep rusuh," pungkasnya.

Baca Juga: Zikri Daulay Terseret Rumor Video Syur, Mantan Istri Bagikan Kabar Bahagia

Load More