Viral di media sosial nilai raport seorang murid yang meraih ranking satu. Namun, yang membuat publik heran, nilai murid tersebut sangat rendah. Bahkan, hampir semua nilai mata pelajarannya di bawah nilai KKM (Kriteria Ketuntasan MInimal).
KKM sendiri merupakan kriteria paling rendah untuk menyatakan peserta didik mencapai ketuntasan suatu pembelajaran.
Foto raport seorang murid yang mendapat ranking 1 namun tak mencapai KKM ini awalnya diunggah di akun Twitter @convomfs, dan kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @insta.nyinyir.
Tampak dalam unggahan tersebut ada 11 nilai mata pelajaran yang tertera. Seluruh mata pelajaran itu memiliki nilai KKM sebesar 70.
Namun, nilai yang dicapai si pemilik raport tersebut tak ada satu pun yang mencapai KKM. Nilai tertinggi yang dicapai hanyalah 66.
Dan yang paling aneh, murid tersebut mendapat peringkat 1 dari total 23 siswa.
Postingan yang kini menjadi viral tersebut sukses membuat publik bingung. Tak sedikit yang berpendapat bahwa guru yang mengisi raport adalah tipikal guru jujur yang tak pernah mendongkrak nilai muridnya.
"Ini pasti gurunya jujur banget, atau kalau ulangan ga pernah ada remed," tulis salah satu warganet.
"Speechless. Dia yang ranking 1 aja segitu, apalagi yang terakhir. Anak kelasnya begini semua nilainya nggak jauh beda. Ini amat sangat jujur," balas warganet yang lain.
"Kenapa gurunya enggak bikin remedial ya? Biar nilainya gak di bawah KKM, takutnya nilai rapot jelek mempengaruhi ke depannya, si anak kelak kalo mau daftar sekolah kedinasan takutnya jadi hambatan," timpal warganet yang lain menyuarakan keheranannya.
Baca Juga: 4 Hal yang Harus Disadari ketika Overthinking, Yuk Segera Hentikan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Hasil Piala FA: Arsenal Gebuk Wigan Athletic 4-0 dan Melaju ke Babak 16 Besar
-
IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya
-
Nasib Nahas PSIR Rembang dan Wajah Sejati dari Persepakbolaan Dalam Negeri
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
-
15 Ide Usaha saat Ramadan, Modal Minim di Bawah 1 Juta
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 16 Februari 2026: Ada Evo Draco, MP5 Vampire, dan Emote
-
Cara Klaim AppleCare+ Bagi Pengguna Perangkat Apple
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Jadwal Mudik Gratis Pemprov Jakarta, Perjalanan Balik ke Ibukota Juga Gratis
-
Terpopuler: Tanda Ban Motor Harus Diganti, 5 Pilihan MPV di Bawah Rp70 Juta