Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani warga melalui peluncuran program Mudik Gratis 2026.
Inisiatif tahunan ini dirancang khusus untuk meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan transportasi selama masa mudik Lebaran dan libur panjang tahun ini.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah mematangkan persiapan dengan menyediakan armada bus yang akan melayani puluhan kota dan kabupaten di berbagai provinsi.
Tidak hanya mengangkut penumpang, program ini juga menjawab tantangan keselamatan jalan raya dengan menyediakan layanan pengangkutan sepeda motor menggunakan truk.
Hal ini bertujuan untuk meminimalisir pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua untuk perjalanan jarak jauh, yang secara statistik memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi.
Logistik dan Jadwal Keberangkatan Arus Mudik
Manajemen keberangkatan dalam program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 dibagi menjadi dua kategori utama: pengangkutan kendaraan dan keberangkatan penumpang.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kendaraan pemudik sudah tiba lebih awal atau bersamaan di kota tujuan.
Untuk fase keberangkatan (arus mudik), jadwal yang ditetapkan adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
- Pengangkutan Sepeda Motor: Dijadwalkan berangkat pada Senin, 16 Maret 2026. Titik keberangkatan truk pengangkut motor berlokasi di Terminal Pulogadung.
- Batas Penyerahan Motor: Para peserta diwajibkan menyerahkan sepeda motor mereka kepada petugas paling lambat pada 15 Maret 2026 pukul 17.00 WIB untuk proses pemuatan ke dalam truk.
- Keberangkatan Penumpang: Peserta mudik akan diberangkatkan secara seremoni pada Selasa, 17 Maret 2026. Lokasi titik kumpul dan keberangkatan utama dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Mekanisme Arus Balik Menuju Jakarta
Pemprov DKI Jakarta juga telah menyusun skema arus balik yang terorganisir untuk memastikan warga dapat kembali ke ibu kota dengan nyaman.
- Arus Balik Sepeda Motor: Pengiriman motor dari daerah asal menuju Jakarta dijadwalkan pada Rabu, 25 Maret 2026. Motor akan dikirimkan dari enam terminal yang telah ditunjuk menuju Terminal Pulogadung.
- Arus Balik Penumpang: Keberangkatan bus bagi penumpang arus balik akan dilaksanakan pada Kamis, 26 Maret 2026. Penumpang akan diberangkatkan dari 20 terminal tujuan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.
Syarat Pendaftaran dan Dokumen Wajib
Agar proses pendaftaran berjalan lancar, calon peserta diminta untuk menyiapkan dokumen fisik maupun digital sebelum melakukan pengisian formulir. Persyaratan utama yang ditetapkan oleh panitia meliputi:
KTP Domisili DKI Jakarta: Diutamakan bagi warga yang memiliki identitas Jakarta.
Kartu Keluarga (KK): Digunakan untuk verifikasi anggota keluarga yang ikut dalam rombongan.
STNK Kendaraan: Wajib dilampirkan bagi pemudik yang memanfaatkan layanan pengangkutan sepeda motor.
Pihak penyelenggara menekankan pentingnya akurasi data dalam proses pendaftaran online maupun offline. “Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan jadwal dan klaster kota tujuan saat mendaftar serta memastikan seluruh data diri dan data keluarga telah disiapkan dengan benar agar proses verifikasi berjalan lancar,” ujarnya.
Destinasi Mudik Gratis 2026
Tahun ini, cakupan wilayah tujuan Mudik Gratis DKI Jakarta mencakup 20 lokasi yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Berikut adalah daftar lengkap terminal tujuan untuk armada bus:
Jawa Tengah & Yogyakarta: Terminal Tirtonadi (Solo), Terminal Purboyo (Madiun), Terminal Pilangsari (Sragen), Terminal Cilacap, Terminal Giwangan (Yogyakarta), Terminal Kota Tegal, Terminal Kabupaten Kebumen, Terminal Pekalongan, Terminal Giri Adipura (Wonogiri), Terminal Tamanan (Kediri), Terminal Mendolo (Wonosobo), Terminal Bulupitu (Purwokerto), Terminal Mangkang (Semarang).
Jawa Barat: Terminal Indihiang (Kota Tasikmalaya), Terminal Kertawangunan (Kabupaten Kuningan).
Jawa Timur: Terminal Kepuhsari (Jombang), Terminal Arjosari (Malang), Terminal Purabaya (Sidoarjo).
Sumatera: Terminal Alang-Alang Lebar (Kota Palembang), Terminal Rajabasa (Kota Bandar Lampung).
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?
-
Juara Baru Bersinar di Final MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo
-
Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka
-
Bali United vs Persija, Dony Tri Pamungkas Masih Bawa Duka
-
Lawan Pinjol dan Rentenir, JRMK Himpun Tabungan Warga Hingga Rp780 Juta
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu