Baru-baru ini, Nikita Mirzani dikabarkan bebas dari tahanan. Tangisan harunya saat mendengar putusan sidang dari majelis hakim pun langsung pecah.
Bahkan, menurut video yang beredar ia sampai tergeletak dan bersimpuh di lantai saking terharunya. Hal itu membuat beberapa orang yang ada di situ langsung membantunya untuk berdiri.
Tentu saja banyak beberapa kerabat dekat Nikita Mirzani yang turut bahagia mendengar kabar baik ini. Namun, ada juga yang tak suka dengannya dan masih menyerangnya salah satunya adalah Isa Zega.
Baru-baru ini, ia memberi tanggapannya soal berita dibebaskannya Nikita Mirzani dari tahanan. Isa Zega menjelaskan berita itu sesuai dengan pengetahuan hukum yang ia miliki.
"NM tidak dibebaskan dari penjara, tapi NM dikeluarkan oleh hakim dari penjara. Dibebaskan dan dikeluarkan itu berbeda dari sisi hukum anak-anak online," ucap Isa Zega dalam unggahannya di TikTok pada Jumat (30/12/2022).
Menurutnya, Nikita Mirzani dikeluarkan dari penjara itu karena jaksa tidak bisa menghadirkan saksi korban. Hal itu membuat masa penahanan Nikita habis dan ditujukan untuk kepastian hukum.
"Nah, kata-kata dikeluarkan itu karena apa? Karena pak jaksa tidak bisa menghadirkan saksi korban. Maka masa penahanannya itu habis, makanya katanya dia dikeluarkan dari tahanan karena untuk kepastian hukum dan itu kepastian hukum harus diberikan dari pak hakim," lanjutnya.
Isa Zega juga mengatakan kalau dikeluarkannya Nikita Mirzani dari tahanan, tidak melepas statusnya sebagai terdakwa. Kalau nantinya jaksa bisa membuktikan kalau pelapor benar-benar sakit, kasus itu masih bisa dibawa ke persidangan lagi.
"Pak hakim itu mengembalikan berkas ke jaksa, jadi suatu saat pak jaksa itu bisa saja melanjutkan kembali sidang itu kalau jaksa bisa membuktikan saksi korban itu sakit," pungkasnya.
Baca Juga: 9 Promo dan Diskon Tahun Baru 2023 untuk Makanan Minuman, Ada Mixue Hingga McD
Pada akhir video pun, Isa Zega memperingatkan Nikita untuk menjaga mulutnya. Tak tanggung-tanggung ia menantang pengacara untuk membenarkan pernyataannya itu.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Sebut Tak Keluar Uang Sepeser Pun Untuk Kasusnya yang Di Serang, Publik Ingatkan Traktiran Pizza Rp10 Juta di Penjara
-
Tak Liburan Tahun Baru, Nikita Mirzani Pilih Temani Anak Belanja Mainan
-
Pria Berinisial 'A' yang Digadang-gadang Sosok Pacar Nikita Mirzani, Ternyata Polisi Militer di Jerman
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Dikaitkan dengan Ritual Pesugihan, Viral Daftar Harga Layanan Ritual di Gunung Kawi
-
Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan
-
Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua
-
Percepatan Program Sekolah Rakyat, Wamensos: Tahapan Tetap Sesuai Aturan
-
Pakar Transportasi: Antrean BBM di Sumbar Dipicu Hambatan Distribusi Akibat Gangguan Infrastruktur
-
Sudah Hapus Ribuan Foto tapi Memori WhatsApp Tetap Penuh? Ini 3 Cara Mengatasinya
-
Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan
-
Seni Menghadapi Tetangga Cerewet dan Julid: Manfaatkan Situasi dengan Baik!
-
Duel Prancis vs Maroko Bawa Nuansa Pasca-Kolonial di Piala Dunia 2026