Sebelum Venna Melinda, KDRT rupanya juga pernah dilakukan Ferry Irawan terhadap istrinya terdahulu, Anggia Novita.
Cerita yang dibagikan Anggi pada Maia Estianty beberapa waktu lalu ini pun viral lagi, Senin (9/1/2023), menyusul hebohnya kabar Ferry Irawan melakukan KDRT pada Venna Melinda.
"Kalau dia misalkan marah itu dulu-dulu sering banting pintu, terus ditonjokin," kata Anggi.
Namun, setelah itu, Ferry Irawan selalu menangis ketika Anggi sudah tak mampu lagi meladeninya dan menyatakan ingin pisah.
"Dia selalu nangis, 'Saya mau sama kamu, usir saya kamu tega.' Terus mau bunuh diri. Dia pergi ke deket jendela kamar," jelas Anggi.
Anggi mengaku sudah sangat lelah berumah tangga dengan Ferry Irawan kala itu lantaran sang aktor, kata Anggi, suka bertingkah seperti anak kecil.
"Kayak anak kecil banget, apa-apa cemburu, apa-apa marah, apa-apa minta diladenin, capek ya karena saya kerja bener-bener kerja, saya punya kantor sendiri, punya anak buah juga. Kadang-kadang saya udah capek di kantor, sampai rumah begitu," ungkapnya.
Tak hanya itu, lanjut Anggi, Ferry Irawan bahkan sering menodongkan pisau pada lehernya sambil mengatakan, "Kita mati bareng sekarang ya."
Karena hati yang terus-terusan tak tenang, Anggi pun memutuskan untuk benar-benar mengakhiri pernikahan yang sudah ia jalin selama 12 tahun dengan Ferry Irawan.
Baca Juga: Pentingnya Pendidikan Sejak Dini Cegah Kekerasan Seksual Pada Anak
Video curahan hati Anggia Novita itu diunggah ke TikTok pada Senin dan telah mendapat belasan likes dari warganet.
Diberitakan sebelumnya, meski hubungannya menuai kontroversi, Venna Melinda dan Ferry Irawan memutuskan untuk menikah pada 7 Maret 2022 lalu di Bali.
Belum genap satu tahun menikah, Ferry Irawan dilaporkan Venna Melinda ke Polres Kediri Kota atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga KDRT). Laporan tersebut kemudian dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.
Direskrimum Polda Jawa Timur Kombes Pol Totok Suharyanto mengatakan, saat membuat laporan, Venna Melinda juga membawa barang bukti, yakni handuk dan pakaian yang dikenakan ketika peristiwa tersebut terjadi. Kedua barang tersebut berlumuran darah.
"Untuk barang bukti saat ini hanya handuk dan pakaian yang dipakai oleh pelapor. Saat ini juga masih visum. CCTV juga ada," kata Totok Suharyanto kepada awak media, Senin (9/1/2023).
Totok mengatakan, peristiwa KDRT yang dialami Venna Melinda terjadi di sebuah hotel di Kediri, Minggu (8/1/2023).
Hidung Venna Melinda mengalami luka hingga berdarah. Disebutkan bahwa Ferry Irawan menekan hidung istrinya sampai mengeluarkan darah.
Pada polisi, Venna Melinda juga menerangkan bahwa Ferry Irawan memang kerap mengancam kekerasan fisik padanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati