Beberapa waktu lalu, video penampilan dua siswa SMP yang tengah berdansa viral di media sosial. Dalam video tersebut, kedua siswa yang diketahui murid SMPN 1 Ciawi tersebut tengah berdansa di lapangan dan disaksikan oleh para pelajar lainnya.
Sayangnya, aksi keduanya menuai hujatan dan cemoohan warganet, karena dinilai tidak pantas dan dianggap dipengaruhi budaya asing.
Beberapa yang menghujat menyorot penggunaan hijab oleh siswa perempuanm yang dianggap tidak sesuai dengan gerakan dansa tersebut.
Selain itu, ada pula yang mempermasalahkan sentuhan tangan kedua siswa yang berlawanan jenis kelamin tersebut.
Menanggapi viralnya video tersebut, pihak SMP Negeri 1 Ciawi pun memberikan klarifikasinya melalui unggahan di Instagram resminya.
“Kami izin klarifikasi. Anak-anak ini memang siswa/i dari sekolah kami, kebetulan mereka adalah atlet cabang olahraga Dance Sport, pemenang medali emas PORPROV Jabar 2022,” tulis akun Instagram @smpn1ciawi_bogor, yang dilihat Selasa (24/1/2023).
Video viral dua siswa tersebut kemudian juga mendapat atensi dari Agnez Mo. Penyanyi tersebut bahkan mengundang kedua siswa tersebut, yang diketahui bernama Keysha Aditia dan Devina Anindita, untuk bertemu dengannya.
Setelah mengetahui bahwa kedua siswa tersebut merupakan atlet berprestasi, dukungan pun langsung diberikan oleh warganet. Tak sedikit yang mendukung agar keduanya diundang ke TV, alih-alih menayangkan sosok viral tanpa prestasi.
Harapan warganet akhirnya terkabul. Kedua siswa tersebut diundang oleh TRANS TV dan hadir di acara Pagi Pagi Ambyar, Selasa (24/1/2023).
Baca Juga: Profil Marselino Ferdinan, Andalan Shin Tae-yong Siap Jadi Pesepak Bola Eropa
Dalam acara tersebut, keduanya mempertunjukkan kebolehannya berdansa di layar kaca.
Tak sedikit warganet yang memberikan pujian kepada kedua siswa tersebut, dan juga pihak televisi yang telah mengundang mereka.
"Tumben ngundang yang bener berprestasi," komentar warganet.
"Terimakasih haters yang sudah memviralkan 2 generasi bangsa yang hebat ini. Jauh jauuuuuh lebih bermanfaat 2 anak bangsa ini ketimbang mereka yang viral gegara hal yang ga bermutu," komentar warganet lain membandingkan dua siswa ini dengan sosok viral tanpa prestasi.
"Mendingan kayak gini yang diviral, kata siapa ini merusak generasi muda? Aku mendukung loh. Yang merusak generasi muda itu yang viral ga jelas, tanpa prestasi," warganet lain memberikan pendapatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati