Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Ferry Irawan terhadap Venna Melinda disebut hanya setingan untuk menaikkan pamor politiknya jelang Pemilihan Legislatif 2024
Menanggapi hal tersebut, mantan kekasih Verrel Bramasta, Natasha Wilona heran dengan adanya isu tersebut.
"Ada aja yang bilang begitu ya. Astaga, netizen. Ya enggak tahu sih ya," ujar Natasha Wilona dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Youtube Was Was, Rabu (25/1/2023).
Natasha Wilona mengungkapkan hingga kini dirinya belum bertemu ibunda Verrel Bramasta pasca kejadian. Namun menurutnya kasus KDRT yang dialami Venna Melinda bukanlah settingan. Pasalnya kata Natasha Wilona kasus KDRT bukan hal yang dibanggakan untuk dijadikan settingan.
"Nggak tau sih (isu KDRT settingan). Aku memang belum ketemu (Venna Melinda) dan ngobrol langsung, jadi aku nggak bisa berkomentar banyak. Cuma aku merasa siapa sih orang yang mau men-setting hal-hal kayak gitu ya, yang berhubungan dengan KDRT dan rumah tangga karena ini kan bukan hal yang membanggakan untuk disetting," ucap Natasha Wilona.
Artis kelahiran 15 Desember 1998 mengaku tak menyangka Ferry Irawan melakukan KDRT kepada Venna Melinda. Pasalnya kata Wilona, Ferry Irawan terlihat dari luar sebagai pria yang romantis.
"Nggak nyangka. Soalnya aku cuma lihat dari luar, dilihat dari luar kayaknya super sweet banget," tutur Natasha Wilona.
Kendati demikian ia memberikan dukungan kepada Venna Melinda sebagai sesama perempuan untuk tetap semangat dan mengambil hikmah dari setiap masalah yang dihadapi.
"Kalau buat aku support-nya lebih ke sebagai sesama perempuan untuk tetap semangat dan supaya tetap mengambil sisi positif dari setiap masalah aja. Bisa dibilang aku pribadi ngggak tahu bagaimana situasi rumah tangga orang lain walau kita kenal baik. Ya, aku cuma bisa doakan yang terbaik sih. Karena istilah kata aku kan the outsider," katanya.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Dilirik Partai Gerindra, Gibran Rakabuming: Sama Atau Beda Partai Silakan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar