Konten mandi lumpur yang sempat viral dan membuat heboh jagat maya di Indonesia memang sudah dihapus oleh TikTok atas permintaan Kominfo. Namun, konten yang dibuat oleh Sultan Akhyar tersebut ternyata juga menarik perhatian media asing.
Dikutip dari akun Instagram @tante.rempong.official, konten mandi lumpur tersebut ternyata diberitakan di SBS, salah satu stasiun televisi Korea Selatan.
Dalam potongan gambar tersebut, terlihat seorang nenek yang tengah mandi lumpur.
Stasiun berita berbahasa Korea tersebut menulis narasi yang jika diterjemahkan berbunyi, "'Pengemis online' Indonesia lazim... kekhawatiran atas 'eksploitasi orang tua'."
Sontak saja berita ini membuat warganet meradang. Tak sedikit yang menulis komentar pedas, terutama kepada Sultan Akhyar, lelaki asal Nusa tenggara Barat tersebut.
"Penjarain aja pemilik konten," kata warganet.
"Yang punya akunnya kudunya ditangkep, bukan malah jadi bintang tamu," komentar warganet.
"Yang buat konten oknum tertentu yang malu 1 Indonesia," tulis warganet yang lain.
Namun ada pula warganet yang berusaha melucu di tengah peristiwa miris ini, yaitu berharap artis idolanya tak melihat berita tersebut.
Baca Juga: 3 Kali Mangkir, Dito Mahendra Pengusaha Yang Penjarakan Nikita Mirzani Akhirnya Datangi KPK
"Duhh jangan sampai Jimin lihat berita ini, malu gw," komentar warganet fans BTS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi