Sebuah akun Youtube dengan 791 ribu pengikut membuat sebuah unggahan yang mengklaim bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla gemetar ketakutan dijebloskan ke penjara karena gagal menghancurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Akun YouTube bernama Politik Nusantara itu dalam unggahannya juga mengklaim bahwa Jokowi tempuh jalur hukum karena tak mau kecolongan.
"UPAYA HANCURKAN PRESIDEN GAGAL TOTAL..J-K DAN SB-Y GEMETARAN KETAKUTAN..TERANCAM DI JEBLOSKAN" begitu judul konten tersebut dikutip mamagini, Selasa (7/2/2023).
Tak hanya itu saja, akun tersebut juga memasang Thumbnail dengan narasi sebagai berikut:
'LUHUT KINI DI INCAR...!!
KACAU..JK DAN SBY IKUT CAMPUR!!
TAK MAU KECOLONGAN, JOKOWI TEMPUH JALUR HUKUM?'
Namun begitu, apakah narasi dalam unggahan video tersebut merupakan informasi yang benar?
Penjelasan
Setelah melihat video unggahan tersebut secara utuh, diketahui bahwa tidak ada keselarasan antara narasi pada judul dan thumbnail dengan isi video.
Video tersebut sama sekali tidak menyinggung soal SBY dan Jusuf Kalla yang terancam dijebloskan ke penjara.
Baca Juga: Kasus KDRT Diungkit, Bripka Madih Jadikan Motivasi untuk Terus Berjuang: Apa Masalahnya Bos!
Kesimpulan
Konten tersebut mengandung informasi yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Teka-teki Dibuka Kembali 'Kamus' Masa Jabatan Presiden Tiga Periode
-
Profil dan Dosa Harun Masiku yang 'Hilang Ditelan Bumi', Disinggung Jokowi
-
Masih Mencari Pesawat, Jokowi Pastikan Indonesia Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Turki
-
Jawab Soal Harun Masiku, Apa Maksud Jokowi Jika Barangnya Ada Pasti Ditemukan?
-
Manuver Keras Relawan Jokowi: Mendadak Bubarkan GP Mania, Batal Dukung Ganjar
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026