Setelah menanggapi hukuman terhadap Ferdy Sambo, kali ini Nikita Mirzani mengaku tak terima terhadap vonis yang diberikan hakim kepada Bharada E atau Richard Eliezer.
Diketahui, Bharada E divonis penjara 1 tahun 6 bulan, jauh dari vonis sebelumnya yakni 12 tahun.
Menurut kekasih Antonio Dedola itu, Bharada E seharusnya divonis hukuman seumur hidup atau bahkan hukuman mati karena telah menembak Brigadir J hingga tewas.
"Kenapa yang nembak dipenjara 1 tahun 6 bulan doang? Harusnya seumur hidup, hukuman mati noh bareng sama bosnya," ucap Nikita Mirzani dalam vidio yang dibagikan kembali oleh akun Instagram @gosipnyinyir2 pada Sabtu (18/2/2023).
Nikita Mirzani juga mempertanyakan vonis hukuman Bharada E hanya karena berkata jujur dalam persidangan.
Padahal menurutnya, Bharada E bukan jujur sejak awal, melainkan karena diiming-imingi hukuman yang lebih ringan.
"Kenapa 1 tahun cuma gara-gara jujur, dia kan jujur di akhir, bukan jujur di awal," tutur Nikita Mirzani.
"Gara-gara diiming-imingin katanya nanti kalau jujur hukuman penjaranya lebih ringan," lanjutnya.
Menurutnya hal itu tidaklah adil, hingga lantas menyangkutpautkan keadilan dengan kondisi Indonesia saai ini.
Baca Juga: BNNP Sebut Maraknya Peredaran Narkoba di Sumbar Dipicu Kondisi Ekonomi
"Nggak boleh begitu, kita tuh harus adil. Gimana Indonesia ini mau maju, nggak salah Indonesia ini banyak gembelnya," kata Nikita Mirzani.
Berita Terkait
-
Tyna Ratu Jadi Trending, Akui Salah dan Beri Klarifikasi Bukan Sosok Petugas LPSK Sebenarnya
-
Heboh Pengakuan Mantan Narapidana Kasus Kebakaran Kejagung Bongkar Soal Ferdy Sambo
-
Jejak Ferdy Sambo Di Kasus Kebakaran Kejagung Dibongkar Mantan Napi: Dugaan Rekayasa Hingga Bukti Mencurigakan
-
Nikita Mirzani Dilaporkan ke Pihak Berwajib Oleh Politisi: Dia Ngatain Orang Sampah, Dia Sampah Masyarakat
-
Nikita Mirzani Sindir Bharada E dan Keluarga Brigadir J Minta Kenaikan Pangkat, Memang Prosesnya Bagaimana?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter