Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J sudah memasuki jalan terang. Para pelaku sudah mendapatkan vonis dari hakim.
Di balik persidangan yang memakan waktu cukup panjang dan kontroversial, rupanya ada kisah Uya Kuya yang mengaku hampir terlibat di kasus ini.
Sempat diwarnai keterangan yang berbelit-belit dari para terdakwa, Uya Kuya rupanya pernah dipanggil untuk menghipnotis Bharada E alias Richard Eliezer alias Icad untuk mendapat pengakuan yang sebenarnya.
Pengakuan ini disampaikan secara langsung oleh Uya Kuya kepada pengacara Bharada E, Ronny Talapessy.
"Saya sebenernya sempat dipanggil untuk diminta menghipnotis Icad," ungkap Uya Kuya seperti dikutip dari akun Instagram pembasmi.kehaluan.reall.
Situasi ini baru berani ia ungkap ke publik usai kasus Ferdy Sambo sudah cukup mereda.
Sebelumnya, ayah dua anak ini hanya berani menceritakan permintaan ini pada Irma Hutabarat, seorang aktivis dan juga pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.
Sayangnya, rencana ini tidak jadi berjalan. Uya Kuya enggan mengungkapkan alasannya namun ia akhirnya memutuskan untuk berangkat ke Amerika.
Tak lama setelahnya, ia mendapat kabar bila Bharada E akhirnya mengakui perbuatannya dan siap berkata jujur mengungkap kasus pembunuhan berencana ini.
"Cuman pada saat saya bersedia, ada satu alasan akhirnya tidak jadi. Akhirnya 3 hari kemudian saya berangkat ke Amerika," lanjut Uya Kuya.
Unggahan ini pun dipenuhi beragam komentar dari warganet. Tak sedikit yang menyarankan Uya Kuya menghipnotis Putri Candrawathi.
"Mending hipnotis Bu PC, dari situ terkuak semua," usul seorang warganet.
"Yang sepantasnya dihipnotis adalah PC supaya tau apa motif sebenarnya kasus ini," tambah warganet lain.
"Harusnya yang dihipnotis itu PC sama SMB, ditayangkan secara live," celetuk warganet yang berbeda.
Selain itu beberapa warganet mengaku tak percaya bila seandainya Bharada E jadi dihipnotis. Mereka sangsi lantaran kemampuan Uya Kuya menghipnotis orang dituding gimmick semata.
Berita Terkait
-
Kakak Brigadir Yosua Masih Berat Terima Vonis Ringan Richard Eliezer: Kalau Ricky yang JC Mungkin Legowo
-
Bersaksi di Sidang Etik Bharada E, Ferdy Sambo, Ricky dan Kuat Maruf Tak Hadir Langsung karena Alasan Perizinan
-
CEK FAKTA: Nyawa Harus Dibayar Nyawa, Ibu Brigadir J akan Eksekusi Sendiri Sambo, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Kalahkan Dewa United, Persis Solo Jaga Asa untuk Bertahan
-
Buktikan Kualitas, Skuad Muda Kendal Tornado FC Borong Penghargaan di EPA Championship
-
Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
Kejutan di Cannes Film Festival 2026: John Travolta Menangis Raih Palme d'Or
-
7 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan WiFi di Rumah, Tanpa Biaya Mahal
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Nggak Perlu Flagship! Ini 5 HP Gaming Harga Rp4 Jutaan dengan Performa 'Monster'