Terdakwa pembunuh Brigadir Yoshua, Richard Eliezer divonis lebih ringan oleh Majelis Hakim yakni 1 tahun 6 bulan. Keluarga Brigadir J sudah memaafkan perbuatan Eliezer dan mengikhlaskan vonis yang diterimanya.
Namun, berbeda dengan kakak Brigadir J, Yuni Hubarat. Yuni mengaku kecewa dengan vonis ringan yang diberikan kepada Richard Eliezer.
Hal itu diungkapkannya saat hadir diacara Rumpi Secret yang dipandu Feni Rose baru-baru ini. Menurutnya vonis itu terlalu jauh dari tuntutan jaksa.
"Ada sedikit kekecawaan karena sangat ringan, dibandingkan tuntutan jaksa selama 12 tahun, itu diturunkan sampai 1 tahun 6 bulan, hampir 90 persen diturunkan," ucap Yuni Hutabarat di Rumpi Trans TV.
Namun, Yuni tak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya berdoa kepada tuhan dan dikuatkan.
"Sebenarnya agak sedikit berat menerimanya. Aku berdoa kepada Tuhan, 'Tuhan, kalau putusan ini datangnya dari Tuhan semoga dikuatkan'," lanjutnya.
Selain itu, Yuni juga mengungkapkan bahwa yang sebaiknya menjadi justice collaborator adalah Ricky Rizal.
Menurutnya mungkin lebih mudah menerima Ricky ketika mendapatkan keringanan vonis ketimpang Richard.
"Kami keluarga sebenarnya kalau Ricky Rizal yang seandainya dia yang menjadi JC, mungkin kami sedikit legowo menerima. Bahkan kalau pun vonisnya bebas, kami bisa menerima dengan cepat," papar Yuni Hutabarat.
Baca Juga: Liverpool Hancur Lebur di Anfield, Jurgen Klopp Puji Habis Kualitas Real Madrid
"Tapi, kalau Eliezer, beberapa keluarga mungkin sedikit tidak bisa secepat itu menerima vonis ringan," lanjutnya.
Melihat pernyataan kakak Yosua, netizen justru tetap membela Richard Eliezer.
"Wajar saja jika saya diposisinya pasti juga demikian.. tapi kita semua harus bersyukur karena jika tidak ada ELIEZER kasus ini juga gak bakal semaksimal ini..," tulis netizen di Instagram @insertlive.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan