Nikita Mirzani kembali melempar kritik terhadap persidangan Bharada E.
Setelah sebelumnya protes lantaran hasil vonis Bharada E alias Richard Eliezer dalam kasus pembunuhan Brigadir J dirasa terlalu kecil, kini ia mengeluarkan unek-unek usai mengetahui hasil sidang kode etik lelaki 24 tahun ini.
Unek-unek ini ia sampaikan melalui Instagram pribadinya. Lewat fitur Instagram story, ia bahkan melayangkan surat terbuka kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit beserta jajarannya.
Dalam surat terbuka tersebut, Nikita Mirzani mempertanyakan keputusan para petinggi yang mempertahankan Bharada E sebagai polisi meski terlibat dalam kasus pembunuhan berencana.
Ibu tiga anak ini menganggap bila kejujuran Bharada E di persidangan lantaran sudah diiming-imingi hukuman ringan bukan karena keinginan dari hati.
"Saya bertanya kenapa Bharada E yang jelas-jelas sudah membunuh dan menembak apapun alasannya karena disuruh atasan masih bisa menjabat sebagai polisi? Dia juga jujur karena takut di hukum mati. Bukan karena emang mau jujur dari hati," tulis Nikita Mirzani.
Ia juga meminta agar Kapolri adil dan tidak pilih kasih kepada jajarannya. Bila Bharada E tidak dipecat meski sudah divonis bersalah, maka oknum polisi lain yang bernasib sama pun diminta mendapat perlakuan serupa.
"Ya kalau begitu jangan pilih kasih, semua oknum polisi yang divonis bersalah udah di penjara, jangan dipecat," tegasnya.
Ia juga menyarankan agar polisi yang terlibat dalam kasus Sambo tidak dipecat. Bahkan bila perlu nama baik mereka dipulihkan.
Baca Juga: Usai Ria Ricis, Giliran Pernikahan Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Diramalkan Berpisah
"Sama semua yang terlibat kasus Sambo juga jangan dipecat, yang nembak itu cuma Sambo dan Bharada E. Ingat Pak, polisi yang lain ga ada yang ikutan nembak. Bila perlu pulihkan nama baiknya," saran Nikita Mirzani.
Lebih lanjut, Nikita Mirzani menyentil kepolisian yang dianggap manut dengan keinginan warganet. Menurutnya, Kapolri dan jajarannya tak perlu khawatir dengan nama baik kepolisian yang sempat dipertaruhkan dalam kasus ini.
Pasalnya, ke depan nama baik kepolisian dapat membaik tanpa harus memberikan hukuman ringan pada Bharada E.
Berita Terkait
-
Makan Sisa Nikita Mirzani, Antonio Dedola Banjir Simpati Publik: Kasihan, Mau Ambil Makan Kayak Takut
-
Karier di Polri Selamat, Segini Gaji dan Tunjangan yang Diterima Richard Eliezer
-
6 Alasan Bharada E Richard Eliezer Tak Dipecat Sebagai Anggota Polri, Apa Saja?
-
Karier Bharada Richard Eliezer Sebagai Polisi Selamat, Publik Berujung Debat
-
Ayah Brigadir J Kecewa Bharada E Tak Dipecat Jadi Anggota Polri: Anak Saya Ditembak oleh Dia
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
17 Agustus Zodiak Apa? Kenali Karakteristik Sang "Singa" yang Lahir di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar
-
Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik
-
Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810
-
Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV
-
IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
-
Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan
-
Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal
-
Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan