Polisi sudah menetapkan tersangka kasus dugaan penganiaayan terhadap David, anak dari pengurus GP Ansor, Jonathan. Dua tersangka tersebut adalah Mario Dandy alias M dan Shane alias S.
Saat kedua tersangka dihadirkan ke depan media di Polres Metro Jakarta Selatan, seorang pakar Mikro ekpresi Monica Kumalasari di TV one mencoba menyimpulkan bahasa non verbal dari sikap yang ditunjukkan.
"Gestur dan ekpresi tujuannya membuat secara universal, orang bisa merasakan bahasa non verbal, kalau kita lihat collection thinking dari publik ini, dari dua penampilan meskipun keduanya belum ber-statement apa-apa, baik M maupun S," ujar pakar Mikro Ekspresi, Monica Kumalasari.
Menurut Monica, S dan M menunjukkan makna ekspresi yang berbeda. Ia berkesimpulan S lebih menunjukkan rasa bersalah ketimbang M.
"tapi kalau M masih ada dagu yang naik dan mau melihat awak media dan matanya kemana mana melihat," ujar Monica.
Menurutnya ekspresi itu menunjukkan rasa tidak takut, berbeda dengan S lebih memperlihatkan ekspresi malu.
"Dari segi gestur sudah menunjukkan rasa malu, kepalanya tunduk dan postur tubuhnya bungkuk, seseorang itu malu atas kelakuannya," ujar Monica.
Lanjut Monica, ia menilai bahwa M punya ekpresi yang flat dan dinilai tidak menunjukkan rasa takut. Ia juga memperlihatkan ekpresi wajah dengan dagu naik.
"Artinya saya tidak takut, ini masih konsisten, kalau ternyata itu benar bisa saja pola asuh orang tuanya," ujar dia.
Baca Juga: 5 Pemain Persib Bandung yang Absen saat Hadapi Persija Jakarta di Pekan ke-28 BRI Liga 1
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Simfoni Kesederhanaan Didikan Mamak Nur dan Bapak Syahdan dalam Novel Pukat
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Gubernur Sulsel: Permudah Penempatan ASN Berkualitas
-
Masakan Bu Rudy Dibawa ke Kafe Modern, Ada Nasi Cumi Hitam hingga Lidah Komplit
-
Kisah Siti Jual Rumah Demi Pernikahan Anak hingga Hidup Susah Viral, Fakta Lain Ikut Terungkap
-
Heboh Razia Ilegal Berujung Pergantian Kadishub, Bagaimana dengan Banjir Palembang?
-
Maaf Aku Lahir ke Bumi: Refleksi tentang Luka yang Tidak Pernah Bersuara
-
5 Rekomendasi Body Lotion SPF di Indomaret, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas