Beredar kabar bahwa Rafael Alun Trisambodo diseret Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena telah melakukan korupsi dana pajak selama 11 tahun lamanya.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 96,5 ribu pengikut bernama Warta Informasi melalui sebuah unggahan video.
"Bau busuk terbongkar || Ayah Mario Dandy ternyata selewengkan dana pajak selama 11 tahun?" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Rabu (1/3/2023).
Selain itu, unggahan itu juga menyertakan thumbnail berupa foto yang direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
'TERBUKTI...!!!
KORUPSI PAJAK 11 TAHUN RAFAEL ALUN LANGSUNG DISERET KPK'
Namun begitu, apakah narasi-narasi yang ditulis oleh akun tersebut benar adanya?
Penjelasan
Setelah melihat video unggahan tersebut secara utuh, tidak ditemukan adanya keselarasan antara narasi judul dan thumbnail dengan isi unggahan.
Adapun narator dalam video tersebut hanya menampilkan potongan-potongan video yang digabung menjadi satu terkait dugaan kepemilikan harta tidak wajar Rafael Alun Trisambodo.
Baca Juga: Hempaskan Ahok hingga AHY, Ridwan Kamil Melambung Tinggi di Bursa Cawapres
Video tersebut juga sama sekali tidak menyinggung terkait Rafael Alun Trisambodo yang telah terbukti melakukan korupsi selama 11 tahun hingga diseret KPK.
Faktanya, Rafael baru dipanggil KPK pada hari ini, Rabu (1/3/2023) untuk dimintai klarifikasi terkait kepemilikan harta senilai Rp56 miliar.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa narasi yang mengatakan Rafael Alun Trisambodo telah terbukti melakukan korupsi selama 11 tahun merupakan narasi yang salah.
Unggahan tersebut mengandung informasi yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Arab Saudi Berselimut Salju Pertama Kali Setelah 100 Tahun, Benarkah?
-
Bahtsul Masail Ulama NU Tahun 2012, Bayar Pajak Wajib atau Tidak?
-
CEK FAKTA: KPK Becking Ayah Mario Dandy, Sembunyikan Aset Rafal Alun Agar Bebas Pajak, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Bareskrim Polri Digeruduk Massa, Tuntut Megawati Dipenjara, Benarkah?
-
Rekening Gendut Rafael Alun dan Eko Jadi Bukti Krisis Keteladanan Pejabat Negeri Ini
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut