Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan Agnes sebagai tersangka baru atas kasus penganiyaan terhadap David, anak pengurus pusat GP Ansor.
Agnes selama ini diketahui sebagai pacar Mario Dandy Satriyo yang juga jadi tersangka dalam kasus tersebut.
Namun karena Agnes masih di bawah umur, istilah yang dipakai polisi bukan tersangka, melainkan anak yang berkonflik dengan hukum atau pelaku.
"Ada perubahan status dari AG yang awalnya adalah anak yang berhadapan dengan hukum berubah menjadi anak yang berkonflik dengan hukum atau dengan kata lain berubah menjadi pelaku. Anak di bawah umur ini tidak boleh menggunakan kata tersangka," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dalam konferensi pers, Kamis (2/3/2023).
Sehingga kini tersangka dalam kasus penganiayaan David menjadi tiga, yakni Mario Dandy, Shane Lukas, dan Agnes.
Terkait dengan naiknya status Agnes yang sebelumnya adalah saksi, baru-baru ini beredar tangkapan layar percakapan antara AG dan David sebelum aksi penganiayaan terjadi.
Tangkapan layar percakapan tersebut diunggah oleh akun Twitter @altoluger, yang merupakan kerabat ayah David, Jonathan Latumahina.
Isi dari percakapan yang terjadi pada 20 Februari 2023 sekitar pukul 3.57 WIB itu adalah ancaman Agnes yang akan menghubungi Brimob jika David tidak menemuinya.
"10 kali David dipaksa untuk turun. 5 kali David bilang agar kartu pelajarnya diGoSend aja. 2 kali David bilang titip saja di sekuriti kompleks. 1 kali David diancam kalo gak turun nanti pelaku telpon Brimob," tulis akun @altoluger
Baca Juga: Bekasi Oh Bekasi, Dari Mutilasi, Pembunuhan Berantai hingga Mayat Dicor
Masih berdasarkan tangkapan layar yang dipublikasikan akun @altoluger, Agnes melayangkan ancaman. "Gue telfon brimob gue kalo lo batu," ancam Agnes.
David kemudian menolak dengan menjawab, "Mager ngapain."
Tercatat ada jeda selama 3 jam 21 menit sejak perdebatan Agnes meminta David untuk turun dan akhirnya menemuinya.
Selama waktu itu pula masih ada kesempatan bagi Mario Dandy cs untuk mengurungkan niatnya melakukan penganiayaan terhadap David.
"Namun kenyataannya, tidak ada niatan sedikitpun dari para pelaku untuk tidak melakukan penganiayaan berat atas David," tulis akun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Stok Pangan RI Aman hingga 11 Bulan ke Depan Hadapi El Nino Godzilla
-
5 Pilihan Parfum Pria Lokal: Wanginya Tahan Lama, Cocok Dipakai Sehari-hari
-
Rachel Vennya Diduga Terlibat Baku Hantam dengan Okin hingga Matanya Lebam
-
Jakarta Bidik Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan di 2029, Rano Karno: Itu Kebutuhan Dasar
-
Ciptakan Kenangan Tak Terlupakan Bersama Keluarga lewat Disney On Ice: Magic in the Stars di Jakarta
-
Bye Kulit Ketarik! 5 Rose Cleanser untuk Wajah Lembap & Plumpy
-
Penantian Warga 15 Tahun, Jembatan Sasak di Kelurahan Sambeng Kini Bersalin Rupa Jadi Beton
-
Nora Alexandra Murka Lagi, Namanya Dicatut Iklan Obat Pembesar Alat Vital: Menjijikan
-
Amsal Sitepu Bebas, Ahmad Sahroni Ingatkan Nasib Terdakwa Lain: Kejagung Harus Bertindak
-
6 Anak-anak Meninggal Dunia Akibat Serangan AS-Israel di Teheran Iran